COVID Serang Banyak Anak Depok, Kemenkes Percepat Vaksinasi

- Rabu, 23 Juni 2021 | 07:00 WIB
Waspada, banyak anak dan remaja terpapar COVID-19 di Kota Depok. (DepokToday.com)
Waspada, banyak anak dan remaja terpapar COVID-19 di Kota Depok. (DepokToday.com)

DEPOK- Kementerian Kesehatan meminta Dinas Kesehatan atau Dinkes untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada penduduk yang berusia di atas 18 tahun di sejumlah daerah. Keputusan itu menyusul terjadinya lonjakan kasus pada anak, salah satunya di Kota Depok.

Dilansir dari kemenkes.go.id, instruksi tersebut disampaikan Kemenkes melalui melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Adapun sejumlah daerah yang jadi atensi khusus itu di antaranya tersebar di kabupaten dan kota di wilayah Bogor, Depok, Tangerang Raya, Bekasi (Bodetabek) dan Bandung Raya.

Instruksi itu merupakan respon Kememkes atas peningkatan kasus yang terjadi di Bodetabek dan Bandung Raya dalam kurun waktu tujuh hari terakhir.

Data COVID Jakarta, Jabar dan Banten


Berdasarkan data per 15 Juni 2021, pemerintah mencatat kasus COVID-19 di DKI Jakarta meningkat sekitar 134 persen, Jawa Barat 24 persen dan Banten sebesar 87 persen. Kenaikan ini bahkan sangat tingggi dibandingkan minggu sebelumnnya.

Keadaan ini tentu menimbulkan kekhawatiran terjadinya lonjakan kasus yang kian besar. Sebab hingga saat ini tingkat penularan di wilayah tersebut masih sangat tinggi.

“Oleh karenanya melalui percepatan vaksinasi ini diharapkan juga mempercepat tercapainya herd immunity (kekebalan kelompok) di wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangganya,” jelas Kemenkes dalam keterangan tertulisnya dikutip pada Rabu 23 Juni 2021.

Data COVID yang Menyerang Anak di Depok


Sementara itu, Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengakui, untuk saat ini memang terdapat tren kenaikan kasus pada anak dan remaja dari usia 0-19 tahun.

“Memamg saat ini untuk secara total dari mulai kasus sampai hari ini sudah mencapai 10.634 kasus atau 19,23 persen dari total kasus. Tentunya ini cukup tinggi ini anak dan remaja,” katanya.

Ia menjelaskan, dari hasil penelusuran sementara, banyak anak yang terpapar dari orangtua atau klaster keluarga.

“Biasanya anak setelah dilakukan tracing terpaper dari orangtuanya dan untuk remaja terpapar dari aktivitas yang dilakukan, terutama anak-anak remaja biasanya nongkrong dan terjadi kerumunan maka dari itu kita sebetulnya sudah mengeluarkan surat edaran walikota terkait dengan protokol kesehatan pulang kerja.”

Baca Juga: COVID-19 di Depok Terus Melejit, Kenapa Tidak Lockdown? Ini Jawabannya

Terkait hal itu, Dadang pun kembali mengimbau para orangtua untuk ikut berpartisipasi mencegah penyebaran kasus COVID-19 pada anak.

“Misalnya, ketika pulang kerja maka seluruh peralatan dan lain-lain itu harus dilakukan disinfeksi, membersihkan diri baru berkontak dengan anak-anak di rumah,” katanya. (rul/*)

 

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

X