Alat Pengukur Kualitas Udara Hingga Peringatan Gempa Ada di Depok

- Minggu, 30 Mei 2021 | 11:05 WIB
Balai Kota Depok, pemerintah kota terus melakukan upaya penanggulangan COVID-19 (Depoktoday.com)
Balai Kota Depok, pemerintah kota terus melakukan upaya penanggulangan COVID-19 (Depoktoday.com)

MARGONDA- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK, meminjamkan alat pengukur indeks kualitas udara (IKU) untuk Kota Depok. Dengan alat Air Quality Monitoring System (AQMS) itu, kualitas udara di kota ini dapat termonitor secara langsung.

“Alhamdullilah, Pemkot Depok mendapatkan alat AQMS dari Kementerian KLHK. Alat ini dipergunakan untuk memonitor secara langsung kualitas udara dan kandungan debu di Kota Depok,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris, dikutip pada Minggu 30 Mei 2021.

Baca Juga: Depok Kini Punya Alat Pendeteksi Gempa

Ia menjelaskan, pemasangan AQMS merupakan bentuk implementasi dari Peraturan Menteri (Permen) LHK Nomor 14 Tahun 2020 tentang indeks pencemaran udara.

Idris menerangkan, alat ini akan menggambarkan mutu ambien di Kota Depok dalam kategori baik, sedang, tidak sehat, dan sangat tidak sehat.

“Hasil baku mutu ini yang digunakan untuk warning dan referensi ilmiah dalam program peningkatan kualitas udara di Kota Depok,” katanya.

Manfaat Alat Pengukur Udara


Manfaat lainnya, lanjut Idris, alat ini dapat memonitor secara langsung kualitas udara dan kandungan debu yang terbaca dalam tujuh parameter. Output-nya berupa hasil perhitungan indeks standar pencemaran udara.

“Hasilnya juga bisa dipantau dalam aplikasi ispu.net. Dengan adanya alat ini, kami dapat melakukan evaluasi secara berkala dan beri informasi mengenai kualitas udara di Kota Depok.”

Alat Canggih Deteksi Gempa 

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok juga mendapat hibah alat pendeteksi gempa dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Alat digital yang disebut Warning Response System (WRS) itu diyakini memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk meminimalisir resiko dampak gempa.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Sidik Multono menuturkan, alat tersebut memiliki dua hal penting terkait gempa ataupun bencana alam lainnya.

“Ada dua yang dapat direspons, yakni gempa bumi lokal dan tsunami. Alat ini bekerja real time dan langsung ditampilkan di layar monitor,” ujar Sidik saat di temui di ruang kerjanya, Kamis 9 Juli 2020.

-
Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono (Depoktoday.com)

Dirinya mengatakan, alat itu dikoneksikan ke layar besar yang berada di ruang kontrol pusat di Balai Kota Depok. “Saya sudah bilang ke BMKG supaya bisa terkoneksi ke layar besar kita. Ini informatif sekali, sehingga kalau ada gempa jangan mengkhawatirkan, apa lagii kita yang ada di gedung tinggi kan riskan,” katanya

Selain bisa mencatat gempa lokal yang terasa di Depok, alat itu juga bisa melihat kekuatan atau dampak gempa yang ada di Indonesia, termasuk tsunami. “Saya meminta alat ini kepada BMKG untuk bisa dipasang di sini (Depok) sebagai bentuk pengamanan kita.”

Lebih lanjut Sidik mengungkapkan, rencana ke depan, pihaknya juga akan menyampaikan informasi tersebut secara online agar dapat di terima masyarakat luas. (rul/*)

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

Ini Update Temuan Mayat Dalam Karung di Ciliwung

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:37 WIB
X