Perangi Indonesia, Anggota KKB Ternyata Punya BPJS dan Kartu Amazone

Kontak senjata aparat dengan KKB di Papua (Foto: Istimewa)
Kontak senjata aparat dengan KKB di Papua (Foto: Istimewa)

DepokToday- Aparat TNI-Polri berhasil meringkus seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang selama ini jadi salah satu buronan, yakni Yentinus Kogoya.

Penangkapan tersebut merupakan upaya dari Satgas Nemangkawi setelah mendapat berbagai laporan dari Polres Yahukimo pada tanggal 25 Juni 2021 dan 10 Juli 2021.

Baca Juga: Tanggapi Pernyataan Wamen ATR Tentang Polusi Udara di Depok, Pengamat UI: Ini Permasalahan Lingkungan yang Sebenarnya

Kepala Satgas Humas Ops Nemangkawi Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, Yentinus Kogoya sendiri masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang alias DPO lantaran merupakan anak buah dari pimpinan KKB wilayah Nduga pimpinan Egianus Kogoya dan wilayah Yahukimo pimpinan Tendius Gwijangge.

“Dari hasil pemeriksaan awal terhadap DPO KKB itu, diketahui bahwa Yentinus Kogoya merupakan anggota KKB Nduga dan Yahukimo dan telah berada di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo-Papua selama 4 (empat) tahun,” katanya dikutip pada Rabu, 3 November 2021.

Baca Juga: 2 Anaknya Putus Sekolah, Terdakwa Hoax Babi Ngepet Disemprot Hakim

Ahmad menyebut, Yentinus Kogoya berhasil digerebek di Jalur 3 Paradiso, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Selasa, 2 November 2021.

“Kronologis kejadian berawal pada Selasa tanggal 2 November 2021, pukul 10.00 WIT, Tim OPS Nemangkawi Papua melakukan patroli di seputaran wilayah Kota Dekai-Yahukimo,” jelasnya

“Pada saat patroli, tim menerima laporan dari masyarakat bahwa salah satu kelompok KKB wilayah Nduga dan Yahukimo sedang berada di Kota Dekai-Yahukimo,” sambungnya.

Barbuk Anggota KKB

Dari hasil pemeriksaan itu, tim OPS Nemangkawi-Papua berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 5 KTP elektronik atas nama Nus Haselo, Stephanus Pangalerang, Rutin Silakan dan Delius Gwijangge.

Kemudian 1 SIM C atas nama Stephanus Pangalerang, 1 kartu BPJS atas nama Stephanus Pangalerang, 1 ATM BRI, 1 butir peluru kaliber 45 ACP, 1 butir selongsong peluru kaliber 5,56, 1 kartu Amazone, 3 lembar kupon, uang sebanyak Rp75 ribu, 1 dompet kulit, 1 minyak urut GPU, 1 senter kepala, pinang kering dan kapur, 1 noken dan 1 cermin. (rul/*)