Penyelidik Tipidsus Cecar Pejabat Hingga Komandan Regu Damkar Depok

Seksi Intel dan Tipidsus Kejaksaan Negeri Depok kumpulkan dokumen dan barang bukti terkait dugaan kasus korupsi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok (Foto: Depoktoday.com)
Seksi Intel dan Tipidsus Kejaksaan Negeri Depok kumpulkan dokumen dan barang bukti terkait dugaan kasus korupsi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok (Foto: Depoktoday.com)

CILODONG- Jaksa penyelidik Tindak Pidana Khusus atau Tipidsus, Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok telah memeriksa sebanyak 27 orang terkait dugaan korupsi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (DPKP).

Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan secara bertahap sejak sepekan terakhir. Tujuh orang di antaranya menjalani pemeriksaan pada Jumat 28 Mei 2021.

Dari tujuh orang itu, salah satunya adalah sang pelapor, Sandi Butar Butar. Sedangkan yang lainnya, adalah pegawai DPKP atau Dinas Damkar serta seorang Ketua Aspeknas Kota Depok.

“Tujuh orang ini diperiksa jaksa penyelidik Tipidsus terkait dugaan tindak pidana korupsi belanja sepatu, PDL (pakaian dinas lapangan) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok anggaran 2017-2019,” kata Kasi Intel Kejari Depok, Herlangga Wisnu Murdianto dikutip pada Minggu 30 Mei 2021.

Daftar yang Diperiksa Tipdsus Depok

Mereka yang menjalani pemeriksaan pada Jumat 28 Mei 2021 itu, masing-masing berinisial, ANF (honorer Dinas Damkar), E (honorer Danru Pos Merdeka Dinas Damkar), WIS (pejabat pengadaan).

Kemudian, S (Danru Dinas Damkar), MS (Danru Dinas Damkar), A (Ketua Aspeknas Kota Depok) dan SBB (honorer Dinas Damkar). Mereka menjalani pemeriksaan di ruang Tipidsus Kejari Depok secara bergantian.

“Jadi perlu kami tegaskan, bahwa mereka ini bukan saksi. Saksi itu hanya kepada orang yang dalam penyidikan. Nah kalau mereka ini masih sebagai terperiksa, karena statusnya masih dalam tahap penyelidikan belum ke ranah penyidikan,” jelas Herlangga.

Pengakuan Sandi Diperiksa Tipidsus Kejari Depok 

Diberitakan sebelumnya, Sandi, wistleblower kasus dugaan suap di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok itu telah menyerahkan bukti tambahan berupa rekaman suara.

Pelapor dugaan korupsi Damkar Depok, Sandi Butar Butar menyerahkan barang bukti ke jaksa. (Depoktoday.com)
Pelapor dugaan korupsi Damkar Depok, Sandi Butar Butar menyerahkan barang bukti ke jaksa. (Depoktoday.com)

Sandi yang dikonfirmasi mengaku, bukti rekaman suara itu seputar pemotongan gajinya karena harus membayar BPJS .

“Iya ada yang diserahin, kayak bukti rekaman tentang pengakuan adanya pemotongan BPJS,” sebut Sandi.

Baca Juga: 30 Dokumen Ini Jadi Kunci Intelijen Usut Dugaan Korupsi Damkar Depok?

Dia menuturkan, pengakuan pemotongan BPJS merupakan suara bendahara Dinas Damkar Kota Depok. “Iya bendahara (suara rekaman, red),” ucap Sandi.

Selain itu, dirinya juga dimintai keterangan soal sepatu yang turut menjadi poin pemeriksaan Kejari Depok.

Setelah pemeriksaan ini, dirinya berkordinasi dengan kuasa hukumnya terkait pemeriksaan lanjutan yang akan dilakukan. “Nanti kita dikontak oleh kuasa hukum,” jelas dia. (rul/*)