Pentolan Iran Sebut Negara Arab Dosa Jika Berhubungan dengan Israel

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Foto: AP
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Foto: AP

DepokToday- Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menilai negara-negara Arab yang melakukan normalisasi hubungan dengan Israel telah membuat kesalahan besar dan berdosa.

Terkait hal itu, Khamenei berharap, sejumlah negara tersebut membatalkan langkah tersebut. Pernyataan ini disampaikan Khamenei dalam pidatonya di perayaan maulid Nabi Muhammad belum lama ini.

Melansir Hops.id jaringan DepokToday.com, ada empat negara Arab yang telah membuka komunikasi dengan Israel, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko.

Baca Juga: DPRD Cium Gelagat Mencurigakan Idris Soal Perda Religius

Empat negara itu bahkan sepakat untuk menormalkan hubungan dengan Israel pada tahun 2020 lalu. Perjanjian itu dibrokeri oleh Amerika Serikat, yang kala itu di bawah pemerintahan Trump.

Pentolan Iran Sindir Hubungan Arab dan Israel

Saat itu, ia menjadikan pemulihan hubungan Arab-Israel sebagai prioritas kebijakan luar negeri.

“Beberapa pemerintah sayangnya telah membuat kesalahan, telah membuat kesalahan besar dan telah berdosa karena menormalkan (hubungan mereka) dengan rezim zionis yang merebut dan menindas,” kata Khamenei merujuk pada Israel.

Baca Juga: Bangunan Ahmadiyah Depok Disebut Miliki IMB, Begini Respon MUI  

“Ini adalah tindakan melawan persatuan Islam. Mereka harus kembali dari jalan ini, menebus kesalahan besar ini,” sambung pemimpin Iran itu dikutip pada Senin 25 Oktober 2021.

Menurut pentolan Iran tersebut, jika umat Islam bersatu, maka masalah Palestina-Israel bisa diselesaikan dengan cara terbaik.

“Jika persatuan umat Islam tercapai, masalah Palestina pasti akan diselesaikan dengan cara terbaik,” katanya lagi.

Baca Juga: Bicara Dipanggung Internasional, Guru Besar UP Singgung Masalah HAM

Sebelum UEA, Maroko, Bahrain dan Sudan, hanya ada dua negara Arab yang memiliki hubungan ‘normal’ dengan Israel, yakni Mesir dan Yordania. (rul/*)