Pengusaha Ini Trauma Disekap OTK di Hotel Margo Depok

Ilustrasi pengusaha dianiaya di Depok (Istimewa)
Ilustrasi pengusaha dianiaya di Depok (Istimewa)

DepokToday- Seorang pengusaha mengaku dianiaya dan disekap oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK), selama tiga hari di kamar Hotel Margo, Jalan Margonda, Depok. Akibat kejadian itu, korban yang mengaku bernama Handiyana Sihombing ini mengalami trauma berat.

“Saya masih trauma, istri saya juga sama. Saya pun merasa keselamatan saya tidak terjamin saat ini. Saya belum berani pulang ke rumah sampai sekarang,” kata Handiyana dikutip dari antara pada Minggu 29 Agustus 2021.

Ia mengaku menjadi korban penyekapan sejak Rabu 25 Agustus 2021 sampai dengan Jumat 27 Agustus 2021. Handiyana selamat setelah teriakan minta tolongnya terdengar petugas keamanan hotel.

Selama disekap, ia mengaku mengalami kekerasan fisik dan mental. Handiyana menduga, apa yang dialaminya terkait dengan perusahaan.

Sebab, selama penyekapan itu berlangsung, pelaku mendesaknya untuk menyerahkan seluruh aset dan harta kekayaan.

Baca Juga: [Update] BOR Rumah Sakit di Kota Depok, Sabtu 28 Agustus 2021, Tersedia 937 Bed  

Pengusaha Depok itu dituding telah menggelapkan uang perusahaan selama dirinya bekerja. Di perusahaan tersebut, ia mengaku menjabat sebagai direktur utama pada 6 Juli 2021 dan berlaku selama 5 tahun.

“Seharusnya kalau ada kerugian maka harus ada dasar audit keuangan dahulu, tapi ini kan tidak ada. Semuanya atas dasar tuduhan,” ujarnya.

Handiyana mengatakan, dirinya dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan telah menggelapkan uang perusahaan, dan ditekan untuk menandatangani pernyataan.

“Saya diancam dan dipukul supaya mengakui dan akhirnya menandatanganinya.”

Nasib Tragis Pengusaha Depok

Pengusaha ini menyebut, semua barang kekayaan dan aset miliknya telah diserahkan. Bahkan, pelaku juga meminta rumah milik korban yang berada di wilayah Kalimulya, Depok.

“Tapi katanya masih kurang, sehingga saya ditekan untuk menandatangani surat pengakuan penggelapan uang, bahkan rumah orang tua saya di kampung juga didatangi oleh mereka agar mau menyerahkan aset yang saya punya,” ujarnya.

Baca Juga: Lagi, Pelecehan Seksual Jalanan Terjadi di Depok, Korban: Naik Motor Kemudian Dipepet

Sementara itu, Kapolsek Beji, Komisaris Polisi Agus Khaeron mengaku, pihaknya telah menelusuri lokasi kejadian dan benar terjadi di salah satu hotel di wilayah Margonda.

Namun ia belum bisa berkomentar banyak karena kasusnya telah ditangani Polres Metro Depok. (rul/*)