Pengusaha Ini Sumbang APD untuk Tenaga Medis dan Wartawan

Afifah Aliyah (kanan) saat menyerahkan APD pada Ketua Pokja Wartawan Depok, Rinna Ratna (Istimewa)

MARGONDA– Prihatin dengan kondisi sejumlah jurnalis yang masih bertugas dilapangan, seorang pengusaha muda di Depok, Jawa Barat sumbangkan alat pelindung diri atau APD.

          Bantuan yang terdiri dari puluhan hazmat, masker hingga sanitizer itu diberikan Afifah Aliyah, kepada sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kota Depok, Kamis 9 April 2020.

          Pengusaha properti itu menilai, wartawan adalah salah satu profesi yang memiliki resiko cukup tinggi ditengah penyebaran virus Corona (Covid-19). “Saya tahu wartawan mesti nyari berita di tempat-tempat yang kadang berisiko tinggi, kebetulan saya ada (APD),” katanya saat menyambangi markas Pokja Wartawan Depok, di Jalan Margonda, Depok.

          Terkait hal tersebut, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu pun mengimbau agar para jurnalis tetap menjaga kesehatan ditengah pandemi global saat ini. “Walaupun nyari berita tetap harus concern sama kesehatan ya,”  ujarnya

          Sebelum wartawan, Afifah juga telah membagikan APD ke sejumlah tenaga medis yang ada di Kota Depok. “Mereka adalah garda terdepan dalam musibah ini. Bentuk perhatian pada mereka harus kita prioritaskan,” tuturnya

          Sebagai seorang pengusaha, Afifah juga mengajak sejumlah pelaku usaha lainnya untuk turut aktif memberikan bantuan pada mereka yang membutuhkan.

“Sama seperti yang lain, kita pengusaha juga ingin ini cepat pulih. Kalau misalnya dengan kita membantu terus bisa mempersempit masa lock down, ini pasti kita mau. Karena terus terang kalau ngomongin berdampak kami juga berdampak.”

          Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Kota Depok, Rinna Ratna Purnama mengaku bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. “Tentu ini akan sangat bermanfaat untuk kami. Namun nanti sumbangan tersebut rencananya juga akan kami salurkan ke mereka yang memang lebih membutuhkan, seperti tenaga medis dan penggali makam,” ujarnya

          Lebih lanjut wanita yang bertugas di Harian Sindo itu mengatakan, apa yang dilakukan Afifah adalah salah satu bentuk perhatian yang sudah sepatutnya dijadikan contoh. “Ini adalah bentuk gotong royong yang menurut saya sangat baik. Jika kita semua bahu membahu Insya Allah masalah ini akan segera selesai,” katanya. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here