Pengurus Ranting PDI Perjuangan Pondok Petir Mengundurkan Diri Bareng-bareng

Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Pondok Petir ketika membacakan surat pernyataan sikap pengunduran diri dari struktural partai.(Istimewa)

BOJONGSARI-Seluruh pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Pondok Petir, yang berada dibawah naungan PAC PDI Perjuangan Bojongsari dan DPC PDI Perjuangan Kota Depok, kompak mengundurkan diri dari struktural partai.

Pengunduran diri secara rombongan ini dilakukan oleh ketua, sekretaris, bendahara (KSB) serta pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Pondok Petir.

Hal ini terjadi lantaran mereka kecewa dengan proses pemilihan dan penetapan pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bojongsari masa bakti 2019-2024.

Pengunduran diri segenap pengurus ditandai dengan dibacakannya surat pernyataan sikap, yang dikomando oleh Ketua Ranting PDI Perjuangan Pondok Petir, Sukirno, di kawasan Bojongsari, Minggu (6/9/2020) malam.

Sikap pengunduran diri dari struktural parpol secara tertulis dan akan diserahkan ke PAC Bojongsari, DPC PDI Perjuangan Depok, dan akan ditebuskan ke DPD PDI Perjuangan Jawa Barat dan DPP PDI Perjuangan.

Dalam pembacaan surat pernyataan sikap undur diri itu, ada 12 poin sebagai alasan mereka tak lagi bersedia menjadi pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Pondok Petir. Surat tanda kecewa itu ditandatangani oleh seluruh KSB dan pengurus Ranting PDI Perjuangan Pondok Petir.

“Kekecewaan muncul dengan terpilihnya Ketua, Sekretaris, Bendahara PAC Bojongsari yang ditetapkan kembali oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Barat,” ungkap Sekretaris Ranting PDI Perjuangan Pondok Petir, Harsono, kepada wartawan.

Ia menjelaskan, pengurus PAC PDI Perjuangan yang terpilih lagi untuk periode 2019-2024 tidak mampu melakukan konsolidasi partai di tingkat pengurus ranting dan anak ranting, sehingga jauh dari terwujudnya PDI Perjuangan sebagai partai pelopor.

“Seolah-olah fungsi keberadaan ranting dan anak ranting dianggap tidak ada dan hanya pelengkap sehingga dalam pembentukan penetapan KSB PAC PDI Perjuangan Bojongsari masa bakti 2019-2024 jauh dari aspirasi ranting yang saat ini sangat mengehendaki adanya perubahan,” jelas Harsono.

“Gimana mau jadi partai pelopor, konsolidasi aja ndak pernah, apalagi program kerja,” lanjut Harsono.

Karenanya, kata Harsono, pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Pondok Petir sepenuhnya menolak atas penetapan kepengurusan PAC Bojongsari karena dinilai tidak memiliki program yang kuat untuk perbaikan organisasi PDI Perjuangan di Kota Depok kedepanya.

Sedangkan, Ketua Ranting PDI Perjuangan Pondok Petir, Sukirno, yang disepakati bersama pengurus lainnya, menyatakan tetap menjadi kader atau anggota PDI Perjuangan meski kini tak lagi berada di jajaran struktural partai.

Menurut Sukirno, tetap berada di gerbong partai berlambang banteng moncong putih karena mereka ingin membantu dan melayani sepenuh hati tanpa pamrih untuk kepentingan perjuangan PDI Perjuangan dan masyarakat lebih luas.

“Untuk mengabdi dan membumikan PDI Perjuangan kepada masyarakat, tidak harus ada dalam struktur kepengurusan, namun tetap bahu-membahu bersama masyarakat, dan satu di dada PDI Perjuangan,” tegas Sukirno.

(tdr/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here