Pengumuman! Mulai Besok Naik Kereta Wajib Sertakan NIK atau Paspor

Sejumlah penumpang kereta di Stasiun Gambir, Jakarta (Foto: Istimewa)
Sejumlah penumpang kereta di Stasiun Gambir, Jakarta (Foto: Istimewa)

DepokToday- PT KAI Daop 1 Jakarta mewajibkan penumpang kereta untuk menunjukan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sedangkan warga negara asing atau WNA wajib menyertakan nomor identitas yang ada pada paspor.

Kebijakan terkait syarat tersebut bakal diberlakukan untuk para calon pengguna yang melakukan pemesanan tiket untuk keberangkatan dari Satasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Cikampek dan Karawang mulai besok, Selasa 26 Oktober 2021.

“Bagi pelanggan yang sudah terdaftar pada program Membership KAI Access serta pelanggan yang memiliki hak tarif reduksi namun data nomor identitas masih belum menggunakan NIK, maka pelanggan tersebut diminta untuk segera melakukan update data agar proses verifikasi berjalan lancar,” kata  Kepala Humas PT. KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa dalam keterangan tertulisnya, Senin 25 Oktober 2021.

Baca Juga: DPRD Cium Gelagat Mencurigakan Idris Soal Perda Religius

Melalui pernyataan resminya itu, ia menjelaskan bahwa proses update data dapat dilakukan melalui sejumlah loket stasiun kereta, aplikasi KAI Access dan customer service stasiun atau contact center KAI melalui WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121 mulai 15 Oktober 2021.

“Di area Daop 1 Jakarta proses update data di loket dapat dilakukan di sejumlah stasiun di antaranya Gambir, Pasar Senen, Jakarta Kota Bekasi, Cikampek dan Karawang,” ujarnya.

Alasan NIK atau Paspor Syarat Naik Kereta

Ia menyebut, aturan penggunaan NIK dan paspor ini berguna untuk memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 calon pelanggan.

Sebabnya, KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI. Dengan demikian, data vaksinasi akan otomatis dapat diverifikasi pada proses boarding.

Baca Juga: Bangunan Ahmadiyah Depok Disebut Miliki IMB, Begini Respon MUI  

Sebelumnya, aturan wajib NIK ini juga sudah mulai diterapkan pada pemesanan dan pembelian tiket Kereta Api (KA) Lokal mulai tanggal 31 Agustus 2021.

Bagi pengguna kereta yang telah melakukan pemesanan tiket namun batal berangkat karena tidak dapat memenuhi persyaratan kesehatan yakni memiliki hasil tes COVID-19 negatif makan biaya tiket akan dikembalikan 100 persen. (rul/*)