Penghuni Pondok Pesantren Babussalam Positif Covid-19 Jadi 46 Orang

Ilustrasi hejala Covid hilangnya penciuman. (Istimewa)
Ilustrasi hejala Covid hilangnya penciuman. (Istimewa)

DepokToday – Camat Cimanggis Abdul Rahman mengatakan, jika penghuni di Pondok Pesantren Babussalam yang positif COVID-19 kini berjumlah 46 orang. Hal itu diketahui setelah seluruh penghuni ponpes menjalani tes antigen dan swab PCR.

“Mitigasi yang kita lakukan yang pertama tentu kita komunikasi intens dengan pihak babusalam Alhamdulillah kooperatif karena mereka juga punya keluarga dengan latar belakang dokter Jadi sebenarnya mereka sudah tahu apa yang harus mereka lakukan,” ucap dia.

“Lalu untuk kelas 7 dan 8 serta kru pengajar dan segenap pengasuh di Babussalam dilakukan swab lagi, dan mereka ada hasil tambahan lagi 29, jadi totalnya 46 yang positif,” sambung Abdul.

Berbeda dengan Kemenag, dia memastikan jika kegiatan belajar mengajar di pesantren itu dihentikan untuk sementara. “Sementara kami hentikan tapi kalau mereka menggunakan daring ya kita persilahkan,” papar dia.

Baca Juga: Ada Teknik yang Benar, Ini Manfaat Jalan Kaki Bagi Tubuh

Namun, dia mengatakan, dengan prokes yang ketat, para santri masih di ponpes tersebut. “Lalu yang positif dan negatif di pisah. Lalu karena namanya pondok pesantren. KBM mereka bisa daring dari kamar masing,” jelas dia.

Sebelumnya, setelah seorang siswa SMPN 10 dinyatakan positif COVID-19, kini 17 santri di Pondok Pesantren Babussalam yang ada di Kecamatan Cimanggis, diketahui juga positif virus asal China itu.

Kepala  Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Asnawi membenarkan hal tersebut. Saat ini menurut dia, seluruh santri di pondok pesantren itu telah mendapat penanganan dan tengah menjalani isolasi mandiri.

“Sudah itu minggu lalu. Dilaporkan pada hari Sabtu (16/10),” jelas Asnawi pada Kamis 21 Oktober 2021.

Setelah mengetahui kabar itu, satgas COVID-19 tingkat kecamatan datang ke lokasi, namun, pengurus pesantren itu dilaporkan  tidak kooperati. Adanya kondisi itu membuat tim dari Kemenag Depok turun tangan dan barulah mereka bersedia bekerjasama. (lala/*)