Penggali Kubur di Depok Kewalahan, Sehari 40 Lubang Makam

Nakes hingga penggali kubur di Depok kewalahan hadapi COVID-19. (DepokToday.com)
Nakes hingga penggali kubur di Depok kewalahan hadapi COVID-19. (DepokToday.com)

DEPOK- Tak hanya tenaga kesehatan, beban tugas berlebih akibat pendemi COVID-19 yang melambung tinggi juga dirasakan para penggali kubur. Di Kota Depok misalnya, para penggali kubur terpaksa bekerja ekstra lantaran jumlah lubang yang digali naik berkali-kali lipat.

“Yang biasanya satu sampai lima atau bahkan sepuluh (makam digali dalam sehari), sekarang sampai 40 galian yang harus mereka lakukan,” kata Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono dikutip pada Kamis 1 Juli 2021.

Padahal, dari sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di Kota Depok, para pekerja itu hanya mempu menggali sebanyak 20 lubang kubur setiap harinya.

Untuk diketahui, semua TPU di Depok sejak awal pandemi difungsikan untuk menampung jenazah yang dikebumikan dengan protap COVID-19.

Kemarin, kota ini mencatatkan jumlah pasien COVID-19 meninggal terbanyak dalam satu hari, yakni mencapai  17 orang pada Rabu 30 Juni 2021.

Baca Juga: [Update] Data BOR Rumah Sakit di Kota Depok, Rabu 30 Juni 2021

Sebelumnya, selama 2-3 pekan terakhir, rata-rata kematian per hari dan per pekan akibat COVID-19 di Depok juga meningkat.

Jumlah itu pun belum memasukkan kematian para pasien yang berstatus suspek atau probabel COVID-19, yang angkanya tidak dimasukkan ke dalam kematian terkonfirmasi akibat virus tersebut.

Derita Penggali Kubur Depok

Imam mengatakan, pemerintah telah mengerahkan 1 alat spider mini penggali tanah guna meringankan tenaga para penggali kubur.

“Tapi tetap, mereka sebagai penggali kubur, petugas pemulasaraan dan supir ambulance, dengan kondisi COVID-19, ini mereka bekerja dari pagi hingga larut malam,” ujarnya.

Ia menceritakan, ada beberapa warga yang menginginkan jenazah segera dikuburkan walau pun tengah malam, sehingga pihaknya harus melayani.

“Untuk itu Pemerintah Kota Depok memberikan keluangan waktu untuk kuburan tengah malam di TPU Tapos. Kita doakan mereka sehat selalu. Semoga diberi keberkahan.”

17 Warga Tewas Akibat COVID

Rabu 30 Juni 2021 Kota Depok masih mencatat kenaikan angka kasus COVID-19. Berdasarkan situs resmi Pemkot Depok, penambahan kasus berjumlah 741 orang.

Total, kasus konfirmasi positif berjumlah 61.200 pasien. Dari angka itu, ada sebanyak 51.218 warga Depok yang sembuh.

Sedangkan untuk warga Depok yang meninggal karena COVID-19 pada hari ini mengalami lonjakan yang cukup tinggi, dimana 17 orang meninggal. Saat ini, warga Depok yang meninggal berjumlah 1.087 orang. Baca selengkapnya di sini: Update Kasus COVID-19 Depok, 17 Warga Meninggal Hari Ini (rul/*)