Pengakuan Saksi Kunci di Balik Tewasnya Ibu Anak di Gema Pesona Depok

Ilustrasi temuan mayat ibu dan anak di Gema Pesona, Depok (Foto: Istimewa)
Ilustrasi temuan mayat ibu dan anak di Gema Pesona, Depok (Foto: Istimewa)

DepokToday- Sebanyak empat orang saksi telah diperiksa polisi terkait kasus temuan mayat ibu dan anak di perumahan Gema Pesona, Depok. Dari hasil penyelidikan sementara, diduga kuat korban tewas akibat keracunan.

Kepala Polsek Sukmajaya, AKP Syafri Wasdar mengungkapkan, korban yang tewas itu bernisial INA dan anaknya, berinisial KWP seorang pemuda usia 29 tahun.

Menurut keterangan yang didapat penyidik, sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat berkomunikasi dengan salah seorang kerabat dekat.

“Nah saksi itu sempat bilang katanya si korban ini habis minum obat nyamuk. Itu dia komunikasi hari Jumat, sehari sebelum kejadian,” kata Syafri saat dikonfirmasi DepokToday.com pada Senin, 27 September 2021.

Namun demikian, polisi tidak bisa langsung menyimpulkan penyebab tewasnya ibu dan anak tersebut lantaran pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi pada jasad korban.

“Makanya kita nggak bisa menduga-duga, kesimpulan apakah benar keracunan atau tidak kan harus diautopsi, sedangkan pihak keluarga menolak, nggak mau korban diautopsi,” ujarnya.

Baca Juga: Kisah Maung Bodas, Khodam Sakti Pendamping Prabu Siliwangi

Namun yang jelas, kata Syafri, dugaan kasus ini ke arah pembunuhan sangat jauh.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan dan tidak ada barang yang hilang,” katanya.

Kendati demikian, Syafri tak ingin gegabah memberikan kesimpulan atas kejadian tersebut.

“Kita kan nggak tahu ada problem apa si korban sejauh ini. Keterangan saksi, si korban ini sempat bilang cuma mules pada hari Jumat. Saksi inilah yang kemudian menghubungi anaknya di Jakarta. Nah apa iya (anaknya) itu dia juga minum racun, kita kan nggak tahu.”

Baca Juga: Angin Kencang disertai Hujan Kembali Terjadi di Depok, Satu Mobil Tertimpa Pohon

Lebih lanjut Syafri mengatakan, ada sekira empat orang saksi yang telah dimintai keterangan atas kasus itu.

Kronologi Temuan Mayat Ibu dan Anak di Gema Pesona

Jasad ibu dan anak itu ditemukan di rumahnya di kawasan elit Gema Pesona, Depok sekira pukul 10:00 WIB pada Sabtu 25 September 2021.

“Yang ibunya tergeletak di lantai, kalau anaknya di kasur. Ibunya ditemukan dengan kondisi mulut berbusa,” kata Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, AKP Harun Rasyid.

Ia menyebut, kedua korban ditemukan dalam kondisi pakaian lengkap. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh ibu dan anak, warga Gema Pesona, Depok, ini.

“Pakaian lengkap, baju lengkap. Kalau barang yang hilang belum tahu, seprtinya tidak ada yang hilang,” ujarnya.

Jasad ibu dan anak itu ditemukan oleh salah seorang saksi yang juga masih kerabat dekat korban.

Baca Juga: Viral, Pensiunan Polri Jadi Manusia Silver, Pengakuannya Bikin Elus Dada

Kejadian bermula ketika saksi berinisial A menelpon korban namun tidak diangkat. Lalu saksi mencoba menghubungi keluarga korban yang lain sekira pukul 10:00 WIB.

Kemudian saksi mengetuk pintu tapi ternyata tidak terkunci dan tidak ada jawaban. Lalu pihak korban mengecek ke dalam rumah dan ditemukanlah ibu beserta anaknya itu dalam kondisi tak bernyawa.

INA ditemukan dalam posisi tergeletak di lantai ruang tamu. Sedangkan anaknya, KWP tergeletak di dalam kamar dengan posisi terlentang.

Panik, keluarga korban kemudian segera melaporkan temuan itu ke sekuriti komplek. Dan tak butuh waktu lama, petugas pun langsung mendatangi lokasi kejadian.

Jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Bogor, guna pemeriksaan lebih lanjut. (rul/*)