Pendaftaran BPUM Kota Depok Tahap Dua Dibuka, Ini Link dan Ketentuannya

Kepala DKUM Kota Depok Mohammad Fitriawan, menunjukan produk UMKM Depok. Pada tahun ini bantuan BPUM Depok kembali dibuka
Kepala DKUM Kota Depok Mohammad Fitriawan, menunjukan produk UMKM Depok. Pada tahun ini bantuan BPUM Depok kembali dibuka

DEPOK – Pendaftaran Bantuan Pelaku Usaha Mikro atau BPUM Kota Depok kembali dibuka pada tahap kedua. Ini link dan pesyaratan yang harus dipenuhi pelaku usaha kecil.

Program pendaftaran ini kembali dilakukan setelah 19.210 pelaku usaha mikro di Kota Depok mendaftar pada tahap pertama program BPUM Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) sejak awal 2021.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro atau DKUM Kota Depok Mohammad Fitriawan menyebutkan, pendaftaran tahap kedua BPUM Kota Depok yang telah dibuka ini akan berlangsung hingga 24 Juni.

“Iya, warga dapat mengisi data sesuai kondisi sebenernya melalui link http://bit.ly/bpumdepok2021,” ungkap dia usai dikonfirmasi pada Senin 31 Mei 2021.

Bagi mereka yang mendaftar ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa mendapat BPUM.

“Tiap pelaku usaha akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1.2 juta,” jelas dia.

Pesyaratannya, yaitu mereka yang berwarga negara Indonesia (WNI), memiiki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

Selain itu, tentunya penerima bantuan harus mereka yang memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM.

Serta bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI dan Polri, pegawai BUMN atau BUMD.

Penerima bantuan juga tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Fitriawan juga memaparkan, sejumlah berkas seperti fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK).

Ada juga Nomor Induk Berusaha (NIB), foto usaha dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

“Semua berkas tersebut diserahkan ke kantor DKUM Kota Depok yang berlokasi di Gedung Dibaleka II, lantai 7, atau ke kantor kelurahan setempat,” kata dia.

Setelah pendafataran dilakukan, pelaku usaha yang telah terverifikasi tinggal menunggu anggaran cair dari Kemenkop.

Fitriawan sayangnya tidak bisa memastikan kapan bantuan itu cair setelah terverifikasi. “Nanti diberitahu oleh Kemenkop melalui SMS langsung ke penerima, entah kapan waktunya,” ungkap dia.(lala/*)