Pemutaran Lagu Indonesia Raya, APPBI Depok Harap Bisa Konsisten

Suasana Depok Town Square (Detos) ketika pandemi COVID-19 melanda. Mall ini menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang tergabung dalam APPBI Depok
Suasana Depok Town Square (Detos) ketika pandemi COVID-19 melanda. Mall ini menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang tergabung dalam APPBI Depok (Depok Today)

MARGONDA – Sebagai upaya menumbuhkan rasa nasionalisme, sejak Minggu 23 Mei 2021, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengimbau pengelola mall atau pusat perbelanjaan dan pasar tradisional memutar lagu Indonesia Raya. Hal ini mendapat tanggapan positif dari Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia atau APPBI Depok.

Ketua APPBI Kota Depok Sutikno mengatakan, dari 12 pusat perbelanjaan yang berada di bawah naungannya mendukung kebijakan ini.

Menurut dia, pemutaran lagu mampu kembali mengingatkan warga, khususnya karyawan di mall serta pemilik tenant tentang lagu nasional yang kini hanya diputar ketika HUT RI itu.

“Pada intinya kita sangat mendukung dan mensupport kebijakan ini,” ungkap Sutikno.

Sutikno menyebutkan, dalam imbauan lewat surat itu, Pemerintah Kota atau Pemkot Depok meminta pemutaran lagu Indonesia Raya dilakukan hanya setiap tanggal 17.

Namun, dalam implementasinya banyak juga mall yang menyetel lagu ini setiap hari. Seperti Depok Town Square atau Detos, mall yang dikelola Sutikno. “Kalau kami (Detos) setiap hari. Kita putar setiap pagi ketika buka mall,” jelas dia yang juga Direktur Detos itu.

Tidak Menjadi Beban

Baca juga: Disperdagin Depok : Pada Tanggal Ini Lagu Indonesia Raya Harus Diputar

Dia memastikan, pemutaran lagu Indonesia Raya tidak akan menambahkan beban biaya operasional mall. APPBI sepakat mendukung adanya kebijakan ini.

“Nggak lah, nggak ada beban, kita hanya putar dan pegawai dan manajer juga ikutan (bernyanyi). Dengan ini menunjukan rasa nasionalis,” sambung dia.

Tapi yang jelas kata Sutikno, kebijakan ini harus dijalankan secara konsisten. Jangan sampai nantinya, pemutaran lagu Indonesia Raya tidak hanya digaungkan di awal saja, tapi dalam pelaksanaannya tidak berjalan dengan baik.

“Iya mudah-mudahan bisa konsisten dan kita siap juga konsisten,” sebut dia.

Sebagai informasi, imbauan ini diberitahukan Idris juga melalui kanal youtubenya. Dia meminta pusat perbelanjaan serta pasar mulai memutar lagu Indonesia Raya setiap tanggal 17.

“Kita sengaja untuk memutar lagu Indonesia raya memang kemarin khusus di pusat perbelanjaan, di pasar-pasar tradisional, karena memang di tempat ini bisa dibilang mungkin para pedagang ada yang belum pernah mendengar lagu ini,” jelas Idris dalam keterangannya.

Cara ini dinilai dia yang paling tepat untuk terus menumbuhkan rasa nasionalisme. Idris memaparkan, di dalam lagu Indonesia Raya terdapat lirik yang bila diimplementasikan mampu menjadi penyemangat dalam menjalani kehidupan bernegara.

“Sudah menjadi komitmen kita dan kita bisa merealisasi dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan lirik lagu Indonesia raya sebagai warga negara dalam kebhinekaan,” ucap dia. (Lala/*)