Pemotor Meninggal Dunia di Jalan Berlubang Grand Depok City, Hardiono Turun Tangan

Sekda Kota Depok, drg. Hardiono, meninjau lokasi jalan berlubang di kawasan Grand Depok City, Senin (9/12/2019).(Foto: Istimewa)

SUKMAJAYA-Lubang menganga di area perumahan Grand Depok City (GDC) memakan korban jiwa, Minggu (8/12/2019).

Lubang di jalan menurun dekat jembatan Sungai Ciliwung itu menyebabkan seorang guru tahfidz bernama Anggraito Andarbeni meregang nyawa.

⁣Informasi yang dihimpun DepokToday, korban berusia 32 tahun dan berdomisili di Kecamatan Sukmajaya. Korban meninggal dunia karena mengalami kecelakaan tunggal.

Diduga ia terjatuh dari sepeda motornya ketika hendak menghindari jalan berlubang. Peristiwa nahas ini dialami korban setelah melaksanakan salat Subuh di kawasan GDC. Saat ditemukan warga, korban sudah tergeletak di jalan.⁣

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, drg. Hardiono, langsung turun tangan ketika mendengar ada pengendara motor yang meninggal dunia akibat jalan berlubang di kawasan GDC.

Senin (9/12/2019), drg. Hardiono meninjau Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia juga berkunjung ke rumah duka untuk memberikan ucapan belasungkawa.

Sekda Kota Depok, drg. Hardiono, mengunjungi rumah duka di kawasan Sukmajaya.(Foto: Istimewa)

Menurut drg. Hardiono, peristiwa ini akan ditindaklanjuti Pemerintah Kota (Pemkot) Depok agar tidak kembali terulang. Pemkot Depok, lanjut dia, akan membahas peristiwa ini dengan pihak terkait (GDC-red) agar menemui solusinya.

“Jalan di area GDC adalah wewenang pengembang. Pihak pengembang yang seharusnya membangun atau memperbaiki jalan rusak,” katanya.

“Pemkot Depok akan duduk bersama dengan pihak GDC membahas permasalahan ini, bagaimana solusi terbaiknya. Saat ini kami lihat proses betonisasi masih separuh jalan, nanti akan kami tanyakan kapan penyelesaiannya sehingga dapat dilalui dengan nyaman oleh pengendara,” drg. Hardiono menambahkan.(ara)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here