Pemkot Depok Tidak Punya Data Pasien Isoman Meninggal di Rumah

Warga Depok tewas akibat COVID (DepokToday.com)
Warga Depok tewas akibat COVID (DepokToday.com)

DEPOK – Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita tidak menampik banyaknya masyarakat yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri atau isoman di rumah karena terpapar COVID-19.

Namun, Novarita mengaku, tidak memiliki data yang pasti tentang jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dirumah.

“Masuk ke dalam data Picodep (situs resmi COVID-19 Pemkot Depok),” kata Novarita kepada wartawan, Kamis 15 Juli 2021.

Novarita justru mengarahkan agar awak media menanyakan langsung kepada UPT (Unit Pengelola Teknis Dinas) Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok.

Baca Juga: Banyak Warga Depok Wafat Saat Isoman, Wali Kotanya Kemana?

“Data yang meninggal isoman mungkin bisa dilihat di UPT pemakaman ya, kan dia bisa tahu berapa banyak dia melayani orang-orang yang meninggal di rumah,” kata Nova.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubag TU UPTD TPU DLHK, Hasudungan mengatakan, pihaknya pun tidak memisahkan jumlah pasien COVID-19 meninggal di rumah dan di Rumah Sakit.

“Kalau untuk meninggal d rumah, maaf baiknya langsung ke tim pemulasaran, kalau kami global aja baik dari RS dan yang di rumah, karena kami memakaman dengan protokol COVID, baik yang di RS maupun di rumah,” kata Hasudungan.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di Kota Depok pada Rabu, 14 Juli 2021. Diduga, korban yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) itu tewas akibat terpapar COVID-19.

Data yang dihimpun menyebutkan, korban kali pertama ditemukan oleh salah seorang tetangga yang curiga lantaran sejak seharian tak ke luar rumah.

Dan benar saja, setelah diperiksa ternyata korban yang diketahui bernama Miau Fuk (31 tahun) itu telah terbujur kaku.

Jasad pria malang itu tergeletak di kamar mandi sebuah kios, di kawasan Serua, Kecamatan Bojongsari. Saksi sempat panik dan langsung menghubungi aparat kepolisian setempat.

Dari hasil pemeriksaan tim medis diketahui, korban ternyata positif COVID-19.

“Iya berdasarkan keterangan medis demikian, hasilnya positif COVID-19,” kata Kapolsek Sawangan, Ajun Komisaris Polisi M. Mubarak.

Kasus seperti itu bukan kali pertama terjadi di Kota Depok. Sebelumnya, beberapa warga juga di temukan tewas secara tiba-tiba lantaran diduga terpapar COVID. (ade/*)