Pemkot Depok Persiapkan Mekanisme Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Bakal Lakukan Sejumlah Simulasi

Sekolah online di Kejaksaan Negeri Depok.(DepokToday.com)
Sekolah online di Kejaksaan Negeri Depok.(DepokToday.com)

DepokToday – Satgas COVID-19 Kota Depok dan pemerintah kota terus melakukan persiapan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas pada September mendatang. Sambil menyusun aturan yang tepat, simulasi di sekolah nantinya akan dilakukan sebelum pertengah September mendatang.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana menyampaikan, sesuai dengan keputusan Wali Kota Depok yang ada, sebelum melaksankan pembelajaran tatap muka, saat ini masih dilakukan pembelajaran jarak jauh sambil menunggu mid semester 1 rampung pada September mendatang.

“Jadi mid semester 1 itu diselesaikan dulu dengan PJJ, setelah mid semester 1 itu, dilakukan PTM terbatas, jika levelnya memang nanti berdasarkan evaluasi merujuk kepada Inmendagri, sekarang diselesaikan dulu PJJ-nya sampai mid semester satu,” kata Dadang pada Kamis 26 Agustus 2021.

Dia mengatakan, pada September pekan kedua atau ketiga, PJJ selesai dilakukan. Sambil menunggu itu, kegiatan simulasi bisa dilakukan di sejumlah sekolah.

Baca Juga: Heboh Manusia Masa Depan Ikut Kuis TV, Endingnya Bikin Ngakak

“September Minggu kedua dan Minggu ketiga itu sudah selesai. Jadi sambil itu sekolah-sekolah melakukan uji coba simulasi, persiapan-persiapan ya,” papar Dadang.

Pemkot Depok Pakai Draft Lama Pembelajaran Tatap Muka

Pemerintah Kota Depok menurut dia, juga akan menerapkan draft aturan yang telah disusun sebelumnya. Hanya saja, penyesuaian aturan dengan pusat tengah dilakukan pihaknya.

“Pemerintah Kota Depok dalam hal ini satgas penanganan covid mensuport segala kebijakan yang sudah dikeluarkan pemerintah pusat,” ungkap dia.

Baca Juga: Kejaksaan Depok Terima Berkas Perkara Tahap II Kasus Babi Ngepet, Kapan Sidang?

Sebagai informasi, saat ini Depok dalam kondisi zona orange penyebaran COVID-19, dimana pemerintah kota melaksanakan aturan PPKM level 3 atau turun dari sebelumnya. Meski begitu, Dadang berharap warga Depok tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

“Jadi kunci lima m terutama masker jadi lifestyle, kebutuhan setiap pribadi, keluar gunakan dua lapis masker, dan taati 4 m lainnya. Kedua segera akses vaksinasi, yang ketiga ikuti arahan protokol yang telah ditetapkan dan juga tetap meningkatan keimanan kita,” imbau Dadang. (lala/*)