Pemkot Depok Klaim 102 Orang Positif Corona

Petugas semprotkan cairan disinfektan untuk menangkal Corona (istimewa)

MARGONDA-Jumlah orang yang terjangkit virus Corona (Covid-19) di Kota Depok terus bertambah. Hingga Sabtu (11/4/2020), pemerintah setempat telah mencatat jumlah pasien positif corona sudah tembus 102 orang.

Sedangkan data untuk pasien sembuh masih sama dengan hari kemarin (Jumat, 10/4/2020) yakni 11 orang dan jumlah meninggal dunia 10 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, menjelaskan, meningkatnya kasus konfirmasi Covid-19 dari 83 kasus menjadi 102 kasus adalah berdasarkan laporan hasil swab PCR yang diterima pada hari ini.

“Jadi kami baru dapat data dari PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Jakarta dan baru dilaporkan pada hari ini, hasilnya positif Covid-19,” katanya kepada wartawan.

Selain kasus positif, data terbaru juga menunjukkan adanya kenaikan pada sejumlah kategori. Diantaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) saat ini mencapai 652 orang, selesai pemantauan 8 orang dan masih dalam pemantauan sebanyak 644 orang.

Kemudian, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) yakni 2.334 orang, selesai pemantauan 257 orang dan masih dalam pemantauan 2.077 orang.

Selanjutnya, untuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni 684 orang, selesai pengawasan 128 orang dan masih dalam pengawasan 556 orang. Sedangkan jumlah PDP yang meninggal dunia saat ini mencapai 34 orang.

Namun demikian, Dadang kembali mengingatkan, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

“Dengan meningkatnya kasus konfirmasi ini, agar menjadi perhatianĀ kita semua untuk lebih extra waspada terhadap penyebaran Covid-19 di Kota Depok,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris juga mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.

“Stop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” ujar Idris.

(rdt/*)