Pemkot Depok Harus Legowo Soal Sengketa Pasar Kemirimuka

Plang Pasar Kemirimuka.(DepokToday/Hen)

BEJI-Tokoh masyarakat dan pedagang Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Depok agar legowo atas kekalahannya dari PT Petamburan Jaya Raya terkait polemik kepemilikan pasar tradisional itu di meja hijau. Sebanyak sembilan kali sidang, pemkot tak pernah menang.

“Ya kami rasa Pemkot Depok jangan gengsi dan harus legowo atau menerima atas hasil sidang di Pengadilan Tinggi di Bandung,” kata salah satu tokoh masyarakat Beji, Maryanto.

Maryanto berpendapat, kekalahan pemkot di persidangan sebanyak sembilan kali, seharusnya menyerahkan pihak swasta untuk memperbaiki sarana dan pra sarana Pasar Kemirimuka.

“Biarin saja pihak swasta bersama para pedagang membangun pasar Kemirimuka, gampang kan. Biar enggak kayak pasar liar sekarang bau, becek,” katanya.

Menurutnya, kondisi status Pasar Kemirimuka yang saat ini mengambang justru membuat pedagang kasihan.

“Kalau begini kan kasian pedagang di Pasar Kemirimuka, kasus pasar tidak selesai-selesai padahal sudah jelas ada keputusan di pengadilan,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kemirimuka, Yaya Barhaya, juga senada dengan Maryanto.

“Ya kami harap Pemkot Depok untuk legowo atas putusan pengadilan dan menerima putusan tersebut,” katanya.

Pedagang, lanjut Yaya,┬áminta pemkot jangan melakukan kasasi lagi. “Kasihan kami para pedagang dipingpong melulu atas kasus Kemirimuka,” keluhnya.

Kata Yaya, pedagang berharap masalah Pasar Kemirimuka selesai sesuai dengan putusan pengadilan, sehingga kondisi Pasar Kemirimuka bisa dibenahi menjadi yang bersih, aman, nyaman dan modern.

Sementara itu, pantauan DepokToday, belum lama ini, kondisi Pasar Kemirimuka sepi. Ini karena pasar yang kotor, banjir, banyak sampah bahkan kios berubah fungsi jadi rumah tinggal.(aji)