Pemkot Depok Belum Izinkan Tempat Karaoke Buka

Tim Pemburu COVID-19 melakukan patroli di mall (Istimewa)

MARGONDA- Pemerintah Kota Depok menegaskan belum mengizinkan tempat karaoke beroperasi, seperti yang dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan tersebut juga berlaku untuk wahana bermain anak.

“Untuk Kota Depok kita masih mengacu kepada perwal (peraturan wali kota). Untuk karaoke atau rumah bernyanyi kita belum perkenankan untuk dibuka,” ucap Juru Bicara Percepatanan Penangan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana pada Rabu 10 Maret 2021

Baca Juga: ASN Dilarang Liburan ke Luar Daerah  

Menurut Dadang, tempat karaoke memiliki resiko yang cukup tinggi terjadinya penyebaran COVID-19. “Tempat karaoke dari sisi lokasi, tertutup. Lalu, kemungkinan terjadinya (penyebaran) droplet (percikan liur) juga sangat tinggi.”

Demikian pula untuk arena atau wahana permainan anak, meski disisi lain banyak aspirasi yang ingin tempat-tempat tersebut segera dibuka.

“Untuk tempat permainan anak, kita tahu bahwa anak termasuk yang sulit kita kendalikan termasuk yang untuk melakukan protokol kesehatan misalnya dalam penggunaan masker,” katanya

Potensi lain terjadinya penyebaran adalah alat atau permainan yang dipakai.

“Misalnya satu alat permainan digunakan oleh satu anak dan digunakan oleh anak lain, tentunya kalau kita buka maka protokol kesehatannya harus dilakukan pembersihan setiap alat itu dipakai oleh anak yang lain, ini merepotkan,” tuturnya

Dadang mengaku belum bisa memastikan sampai kapan kebijakan ini berlaku.

“Kita lihat nanti tingkat positivity rate, perkembangan kasus seperti apa dan juga zonasinya.”

Yang jelas, lanjut Dadang, pihaknya akan terus mengevaluasi semua kebijakan.

“Termasuk saat ini banyak aspirasi dari warga untuk kegiatan olahraga, kompetisi dan lain-lain. Banyak diaspirasikan kepada kami dan kami sedang melakukan evaluasi,” jelasnya

Ia menambahkan, saat ini kasus COVID-19 di Kota Depok telah berangsur-angsur turun.

“Kami hitung alhamdulillah untuk minggu ini untuk zonasi RT kita tidak ada zona merah dan orange,” katanya

“Kita bergerak zona kuning nya juga turun dan zona hijau nya meningkat. Jadi, tren dari PPKN mikro berkat kerja sama semua pihak trendnya cukup baik,” timpalnya lagi. (rul/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here