Pembuang Bayi di Toilet RSU Bunda Aliyah Terancam 15 Tahun Penjara

RSU Bunda Aliyah, Depok. (Depoktoday.hops.id)
RSU Bunda Aliyah, Depok. (Depoktoday.hops.id)

DEPOK – Pembuang bayi di toilet Rumah Sakit Umum atau RSU Bunda Aliyah, terancam dengan pasal penelantaran anak yang sebabkan meninggal dunia, dan terancam 15 tahun penjara.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Imran Edwin Siregar mengatakan, pihaknya telah menetapkan seorang perempuan inisial MA (21) sebagai tersangka pembuang bayi yang mayatnya ditemukan tempat sampah kamar mandi rumah sakit tersebut.

“Statusnya sudah tersangka, dijerat Pasal 80 UU Perlindungan Anak jo Pasal 306 ayat 2 KUHP, ancaman 15 tahun penjara,” kata Imran kepada wartawan, Kamis 10 Juni 2021.

Baca Juga : Sadis, Mayat Bayi Dibuang Pakai Plastik

Imran mengatakan, MA diduga dengan sengaja membuang anak yang baru dilahirkannya, karena malu dengan keluarganya hamil diluar nikah.

“Pengakuan tersangka, lahir diluar nikah, ini masih kita selidiki siapa bapaknya,” kata Imran.

Imran mengatakan, sebelum kejadian penemuan bayi tersebut, MA ditemani sang ibu mendatangi RSU Bunda Aliyah karena mengaku kesakitan pada bagian perutnya.

“Dia ke rumah sakit sama ibunya, dalam rangka berobat karena mengaku sakit perut kembung,” kata Imran.

Selang beberapa saat di rumah sakit, MA merasa kontraksi dan meminta izin ke kamar mandi hingga akhirnya melahirkan di dalam kamar mandi.

Baca Juga : Geger, Mayat Bayi di Tempat Sampah Rumah Sakit Bunda Aliyah

“Yang bersangkutan melahirkan di kamar mandi dan mayat bayi dimasukan ke kantong plastik dan dimasukan ke tempat sampah,” kata Imran.

Diketahui, jasad bayi terbungkus plastik di dalam tempat sampah toilet Rumah Sakit Umum Bunda Aliyah ditemukan pada Senin, 7 Juni 2021. (ade/*)