Pelanggaran PPKM Darurat, Mantan Lurah Pancoran Mas Siap Disidangkan

Anggota Satpol PP Kota Depok saat menindak hajatan yang digelar saat PPKM Darurat, Sabtu 3 Juli 2021. Foto: Istimewa
Anggota Satpol PP Kota Depok saat menindak hajatan yang digelar saat PPKM Darurat, Sabtu 3 Juli 2021. Foto: Istimewa

DepokToday – Penyidik Polres Metro Depok telah melakukan pelimpahan tahap 2 untuk kasus pelanggaran aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang dilakukan oleh mantan Lurah Pancoran Mas, Suganda.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, Andi Rio Rahmat mengatakan, pihaknya sudah menerima pelimpahan tahap 2 tersebut pada Kamis 23 September 2021.

“Tim Penuntut Umum pada Kejari Depok telah menerima penyerahan tersangka S beserta barang bukti dari Penyidik Polres Metro Depok, pada Kamis 23 September,” kata Andi, Jumat 24 September 2021.

Andi mengatakan, penyerahan itu diterimanya setelah pihaknya menetapkan kasus telah P-21 atau hasil penyidikan telah lengkap.

Baca Juga: Begini Nasib Suganda Usai Dicopot Sebagai Lurah Gegara Hajatan

“Tersangka S diduga melakukan pelanggaran karena menggelar pesta pernikahan saat PPKM Darurat hari pertama pada 3 Juli 2021 silam,” kata Andi.

Suganda disangkakan melanggar Pasal 14 UU RI No 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan atau Pasal 212 KUHP dan atau Pasal 216 KUHP.

“Setelah proses tahap 2 di Kejaksaan Negeri Depok ini, sesegera mungkin kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Depok untuk kita sidangkan,” kata Andi.

Suganda sebelumnya sempat menjadi bahan pembicaraan, karena saat pemerintah memutuskan pertama kali melakukan PPKM Darurat pada tanggal 3 Juli lalu, disaat itu pula lah dia malah menyelenggarakan pesta pernikahan anaknya.

Pesta itu lantas viral karena terekam melalui kamera ponsel tamu undangan. Dalam bukti rekaman video yang tersebar di media sosial, memperlihatkan para tamu undangan sedang asik berjoget sembari diiringi musik seolah tanpa memperdulikan aturan PPKM.

Masyarakat yang geram pun banyak yang mengecam aksi Sunganda, bahkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, melalui akun twitternya ikut menunjukkan kemarahannya.

“Tenggelamkan!!! Serius!!!,” tulis Susi dalam postingannya kala itu.

Beberapa hari setelahnya, Suganda dicopot sebagai lurah dan Polres Metro Depok menetapkannya sebagai tersangka. (ade/*)