Pekan Ini, OTG Bakal Dipindahkan ke Wisma Makara UI

Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi (Istimewa)

MARGONDA– Pejabar sementara (Pjs) Wali Kota Depok, Dedi Supandi mengatakan, dalam pekan ini akan tersedia tempat penginapan khusus untuk isolasi pasien COVID-19 dengan gejala ringan, atau yang disebut orang tanpa gejala (OTG).

Kebijakan ini mengikuti arahan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang menyebut, isolasi mandiri di rumah tidak tepat, karena dapat menyebabkan klaster keluarga.

“Untuk OTG ini kita ada satu titik, tinggal menunggu keputusan BNPB. Tempatnya yaitu Makara UI (Universitas Indonesia),” kata Dedi pada Rabu 7 Oktober 2020

Ia mengaku, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Gandara Budiana dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sudah berupaya membantu untuk berkoordinasi langsung dengan BNPB Pusat.

“Jika hal itu bisa dilakukan Minggu ini pun bisa penjemputan terhadap OTG dilakukan. Target pekan depan,” ucap Dedi

Selain itu, di Minggu ini, pihaknya juga akan fokus pada penanganan di tujuh kelurahan yang memiliki data kasus tertinggi di Kota Depok.

“Itu rencananya diserbu oleh seluruh divisi gugus tugas, mulai dari pencegahan sampai penanganan. Jadi sterilisasi, kontak tracing dan swab dilakukan di situ (tujuh kelurahan).”

Lebih lanjut Dedi mengatakan, Wisma Makara UI memiliki kapasitas sebanyak 120 tempat tidur. OTG yang akan diisolasi di tempat itu akan dipilih sesuai dengan kondisi lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

“Rumahnya yang tak memenuhi syarat akan kita prioritaskan,” jelasnya

Untuk diketahui, angka kasus positif di Kota Depok totalnya telah mencapai 5.152 kasus, sembuh 3.528 orang, dan meninggal dunia 145 orang sampai dengan Rabu 7 Oktober 2020.

Sedangkan kemarin, angka positif 5.013 kasus, sembuh 3.454 orang, dan meninggal dunia 143 orang sampai dengan Selasa 6 Oktober 2020. Itu artinya, telah terjadi peningkatan kasus positif sebanyak 139 orang, sembuh 74 orang dan meninggal dunia 2 orang, dalam satu hari. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here