Pegawai Giant Margo City Terindikasi COVID-19

Marcom Manager Margo City, Reza Ardiananda (Istimewa)

MARGONDA– Seorang pegawai pada salah satu tenant di pusat perbelanjaan Margo City terindikasi terjangkit COVID-19. Hal itu pun diakui oleh pihak manajemen mal tersebut.

Marcom Manager Margo City, Reza Ardiananda menuturkan, yang bersangkutan merupakan pegawai Giant, di Margo City, Depok, Jawa Barat. Terkait hal itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Gugus Tugas. Dan saat ini pegawai itu telah ditangani oleh tim medis.

“Memang salah satu karyawan di Giant Margocity terindikasi COVID-19, namun sudah ditangani dengan mengikuti protokol kesehatan oleh pihak manajemen Giant,” katanya dikutip pada Senin, 10 Oktober 2020

Reza menjelaskan, pihak tenant langsung sigap dan mengambil sejumlah langkah atas temuan tersebut, mulai dari penggantian karyawan yang bertugas dengan tim baru hingga melalukan disinfektan.

“Pihak Giant sudah mengganti semua karyawan yang bertugas dengan tim yang baru, serta sudah dilakukan proses disinfektan menyeluruh di Giant Margocity,” ujarnya

Lebih lanjut Reza memastikan, hal itu tidak menggangu operasional mall dan tenant. Namun demikian, untuk menjamin keamanan serta kenyamanan pengunjung dan pegawai, dilakukan kanalisasi bagi karyawan tenan yang terindikasi kasus tersebut.

“Dan untuk karyawan Giant ada jalur keluar sendiri. Giant Margocity sudah mengatasi keadaan ini dengan baik dan sesuai peraturan yang berlaku dan tetap beroperasional seperti biasa, sehingga Giant tetap aman dan nyaman bagi customer.”

Ketika ditanya apakah karyawan tersebut terpapar dalam area mall atau dari luar, Reza mengaku tidak tahu. “Itu saya kurang tau, karna memang tidak diinfokan dia terpapar darimana,” tuturnya

Yang jelas, kata Reza, pihaknya fokus pada kesehatan pengunjung yang datang ke Margo City. “Yang kami fokuskan saat ini adalah penanganan yg baik untuk tenant, mall dan juga pengunjung,” kata dia

Tindakan Gugus Tugas

Sementara itu, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan CPVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, pihaknya belum menerima laporan dari management Giant Margo City terkait kasus tersebut. Dadang mengaku, ia tahu info itu dari pesan singkat yang beredar di media sosial.

“Kami belum menerima laporan dari pihak mereka (Giant). Tadi baru kita hubungi manajemen Margo City saja. Kami segera investigasi lapangan,” katanya

Nantinya, hasil investigasi akan digunakan sebagai bahan kebijakan yang akan diambil terhadap Giant Margo City. Lebih lanjut Dadang mengaku, dirinya tidak tahu alasan managemen belum melaporkan kejadian tersebut.

Terkait hal itu, Dadang berjanji pihaknya akan mengambil langkah tegas. “Segera setelah hasil investigasi kita ambil langkah. Sementara saat ini dengan protokol ketat dulu. Kami akan lakukan tindakan tegas karena tidak melapor ke Gugus Tugas Depok,” ujarnya

Ketika disinggung apa sanksi tegas yang dimaksud, Dadang mengaku itu akan disampaikan setelah hasil rapat dan evaluasi di lapangan sore nanti.

“Hari ini keputusan untuk Giant Margo City dirapatkan di Gugus Tugas. Sabtu-Minggu kemarin Disdagin melakukan investigasi, karena pihak Giant tidak melaporkan kejadian ini ke Gugus Tugas Depok.”

Untuk diketahui, kasus penyebaran COVID-19 di Kota Depok berdasarkan data https://ccc-19.depok.go.id/  kembali mengalami peningkatan. Adapun kasus terkonfirmasi 1.422 orang, sembuh 1.045 orang, dan meninggal dunia 53 orang. Data tersebut merupakan lampiran sampai dengan Minggu 9 Agustus 2020. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here