Pedagang Surati PN, Tagih Janji PN Depok Lakukan Deklarasi Eksekusi

Pasar Kemirimuka.(DepokToday/Hen)

KEMIRIMUKA-Pedagang Pasar Kemirimuka yang tergabung dalam Pedagang Pasar Tradisonal Margonda Depok atau PPTMD, melayangkan surat kepada pihak Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok.

Surat yang dikirim pedagang ke PN Depok tanggal 4 Juni 2020 itu terkait pelaksanaan eksekusi Pasar Kemirimuka, yang hingga saat ini tak kunjung dilakukan.

“Beberapa hari lalu tepatnya tanggal 4, kami sudah mengirimkan surat yang sifatnya untuk mengingatkan eksekusi yang dilakukan PN Depok,” kata Sekretaris PPTMD, Deni, kepada wartawan di kawasan Margonda, kemarin.

Menurut dia, hal ini diakukan sebagai
salah satu usaha agar nasib Pasar Kemirimuka tidak terkatung-katung.

“Dengan status quo yang terjadi dalam pengelolaan pasar, membuat keadaan pasar yang berada di jantung Kota Depok itu semraut. Kalau pasar jadi semraut dan kami yang dirugikan,” katanya.

Dia menyebutkan, eksekusi pasar sebetulnya dilakukan dengan cara membacakan hasil putusan. Nantinya dengan pembacaan kasus yang sudah inkrah itu dapat memperjelas pengelolaan pasar.

“Kalau sekarang ini pasar tidak ada yang mengelola karena memang statusnya itu masih bersengketa,” jelasnya.

Sedangkan Ketua PPTMD, Yaya Barhaya, masih menunggu itikad baik dari PN Kota Depok untuk melakukan eksekusi.

“Kami lakukan dengan langkah-langkah yang sesuai, seperti mengirim surat. Nantinya kalau belum juga ada tanggapan dari PN Depok, kami akan kembali mengirim surat,” jelas Yaya.

Kasus sengketa lahan antara pengelola pasar kemirimuka dengan Pemkot Depok sudah berjalan beberapa tahun belakangan ini.

Dalam sejumlah sidang, Pemkot Depok belum pernah memenangi kasus ini. Pemkot Depok bahkan kalah 10-0 dari PT Petamburan Jaya Raya (PJR) dan tiga kali inkrah serta masih dalam status quo. Meski begitu, putusan belum juga dijalankan PN Kota Depok.

(hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here