Pedagang Pasar Kemirimuka Digugat Ratusan Miliar

MARGONDA-Diduga melakukan perlawanan terhadap eksekusi Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji. Lima pedagang digugat oleh PT Petamburan Jaya Raya mencapai ratusan miliar.

Hal ini dikemukakan oleh Kuasa Hukum PT Petamburan Jaya Raya, Ricard Yosafat, kepada wartawan di kawasan Margonda, Senin (7/10/2019).

Dia mengungkapkan, kelima pedagang di Pasar Kemirimuka yang digugat itu berinisial My, Zd, Dm, Sm dan Ps.

Ricard menuturkan, gugatan ini terpaksa dilakukan karena kelima pedagang tersebut mengajukan perlawanan terhadap penetapan Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok pada 12 Juni 2016 Nomor 04/Pen.Pdt/Del/X/2015/PN Depok jo Nomor 16/pdt.X/2012/PN Bogor jo Nomor 36/pdt.G/2009/PN Bogor Jo Nomor Pdt/2010/PT Bdg Jo Nomor 695/pdt/2011 jo Nomor 476/pdt/2013 yang telah teregister di Pengadilan Negeri Kota Depok dengan nomor register perkara No 81/pdt.plw/2018/PN Depok.

Didalam perlawanan yang diajukan pedagang di Pengadilan Negeri Kota Depok terhadap penetapan ketua Pengadilan Negeri Kota Depok tanggal 21 Juni 2016 No.04/Pen.pdt/Del.Eks.Peng/2016/PN Dpk atas bidang sebidang tanah di Pasar Kemirikuka.

“Namun saat di persidangan para pedagang atau tergugat tidak pernah membuktikan sama sekali bahwa mereka adalah pemilik tanah dan bangunan Pasar Kemirimuka,” bebernya.

“Saat kami tanya dipersidangan di PN Depok pedagang tidak memiliki sertifikat tanah Pasar Kemirimuka yang ada hanya kwintansi pembelian tenda awning di Pasar Kemirimuka,” tambah Ricard.

Ia melanjutkan, pedagang lainnya juga tidak memiliki sertifikat yang sah dan mereka hanya memberikan surat keterangan usaha sebagai bukti dalam perkara perkara No 81/pdt.plw/2018/PN Dpk.

“Kelima pedagang tersebut malah menyatakan bahwa Pemkot Depok selaku pemilik hak atas tanah Pasar Kemirimuka. Padahal disini jelas klien kami yang sah memiliki atas tanah Pasar Kemirimuka,” katanya.

Ricard mengatakan bahwa upaya perlawanan hukum yang dilakukan kelima pedagang tersebut hanyalah untuk menunda kegiatan eksekusi Pasar Kemirimuka yang sudah ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Kota Depok.

“Atas perlawanan kelima pedagang tanpa bukti yang sah dan akurat klien kami PT Petamburan Jaya Raya pemilik sah Pasar Kemirimuka sangat dirugikan oleh mereka,” ungkapnya.(aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here