PDI Perjuangan Restui Afifah Jadi Balon Wakil Wali Kota Depok

Afifah Alia.(Istimewa)

MARGONDA-DPP PDI Perjuangan akhirnya memberikan rekomendasi kepada salah satu kader terbaiknya di Kota Depok, Afifah Alia, untuk maju sebagai bakal calon (balon) Wakil Wali Kota mendampingi bakal calon Wali Kota, Pradi Supriatna, dalam perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Depok 2020.

Restu tersebut disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Sukur Nababan dalam kegiatan aksi sosial berupa pembagian sembako di kediaman Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas. Kamis (7/5/2020).

“Pimpinan Pusat PDI Perjuangan melalui rapat pleno dan disetujui oleh Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarno Putri) sudah memutuskan untuk Pilkada Kota Depok yang direncanakan tahun 2020, tapi kapan pun akan dilaksanakan oleh pelaksana pilkada, kami sudah memutuskan untuk calon Wali Kota adalah Bapak Pradi yang saat ini menjadi Wakil Wali Kota dan kader kami Ibu Afifah sebagai calon Wakil Wali Kota periode 2020-2024,” ungkap Sukur.

“Rekomendasinya sudah, tinggal kertasnya saja. Tetapi proses mekanisme di kami (PDI Perjuangan) melalui rapat pleno DPP. Saya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Bidang Keorganisasian dan Keanggotaan yang ikut bersama-sama memutuskan, dihadiri Ketua Umum, ya sudah diputuskan untuk Depok,” tambahnya.

Dengan adanya keputusan tersebut, nampaknya koalisi akan terbangun antara PDI Perjuangan dan Gerindra untuk menghadapi perhelatan Pilkada Kota Depok, yang awalnya dijadwalkan 27 Septemper 2020 namun diundur akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Gabungan kedua partai ini sudah cukup untuk mengusung bakal calon wali kota dan wakil wali kota, mengingat keduanya sama-sama memiliki 10 kursi di DPRD Depok. Namun Sukur berharap partai lain bisa ikut bergabung untuk mengusung kedua figur tersebut, guna mewujudkan Kota Depok yang lebih baik.

“Sudah tentu kami sangat berharap bukan hanya PDI Perjuangan dan Gerindra yang berkoalisi, Yang mencintai keberagaman, yang mencintai Pancasila ayo bergandengan tangan untuk Indonesia yang lebih baik, untuk Depok yang lebih baik. Buat Depok jadikan rumah besar Indonesia. Indonesia berarti tidak melihat suku, agama, dan latar belakang,” tuturnya.

Sukur menyatakan, sebelum menetapkan figur yang diusung dalam pilkada, partainya telah melakukan berbagai kajian dan pertimbangan. Salah satu aspek uang dilihat adalah mengenai ideologi figur dan kemampuan.

“Indonesia sudah final, jadi tidak boleh ada yang berbeda. Saya melihat ideologi Ibu Afifah dan Bapak Pradi sudah selesai. Selanjutnya kemampuan. Tapi kemampuan itu kan relatif. Misalnya kerja seperti ini (membantu warga terdampak Covid-19) tidak bisa hanya dikerjakan wali dan wakil, tapi butuh banyak kerja sama berbagai pihak,” ujarnya.

Meski sudah ada rekomendasi untuk kedua nama tersebut, Sukur menegaskan bahwa PDI Perjuangan saat ini tidaklah ingin bicara mengenai pilkada. Pihaknya fokus pada upaya membantu pemerintah dalam percepatan penanganan dan penanggulangan Covid-19.

“Yang paling utama sekarang adalah bagaimana Covid-19 segera berlalu dari negara kita. Selain itu, membantu masyarakat yang menangis atas dampak Covid-19,” tegasnya.

Sementara, Afifah Alia yang dicalonkan PDI Perjuangan sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Depok mengaku sangat terharu atas amanah dan kepercayaan dari PDI Perjuangan terhadap dirinya.

“Tentunya terima kasih saya sampaikan kepada jajaran DPC, DPD, hingga DPP yang telah mendukung saya sebagai bakal calon wakil wali kota. Insya Allah saya akan terus berjuang untuk Depok,” katanya.

Ditanya perihal apa yang akan dilakukan pasca turunnya rekomendasi, Afifah mengaku saat ini masih fokus ikut membantu gerakan memutus mata rantai penularan dan penyebaran Covid-19 di Kota Depok.

“Kita tentunya pandemi ingin segera selesai. Jangan ada lagi yang terpapar dan tidak ada yang berteriak kesusahan akibat kondisi ekonomi. Intinya membantu masyarakat sesuai yang saya bisa,” ujar Afifah.

Sejak pandemi Covid-19, Afifah terus bergerak membantu masyarakat dengan melakukan berbagai aksi sosial di seluruh wilayah Kota Depok. aksi yang sudah dilakukannya, diantaranya penyemprotan disinfektan ke fasilitas umum dan sosial, seperti tempat ibadah, menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan masker ke tenaga medis dan insan pres, hingga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

(eru)