Pasukan Khusus Amerika Latih Militer Taiwan, China Meradang

Tentara Amerika (Foto: Istimewa)
Tentara Amerika (Foto: Istimewa)

DepokToday- Seorang pejabat Pentagon mengungkap bahwa pasukan khusus Amerika Serikat secara diam-diam melatih tentara Taiwan selama setahun terakhir. Kabar ini membuat China makin berang.

Melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri-nya, Zhao Lijian, China mengatakan akan mengambil segala tindakan yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan negaranya.

Hal itu, kata Zhao, dimaksudkan supaya tidak merusak hubungan China dengan Amerika Serikat, serta menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Selat Taiwan.

“Amerika Serikat harus sepenuhnya mengakui sensitivitas tinggi dari pertanyaan Taiwan, mematuhi prinsip satu-China, dan menghentikan penjualan senjata ke pulau Taiwan dan kontak militer dengannya agar tidak secara serius merusak hubungan China-AS serta perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat,” katanya dikutip pada Sabtu 9 Oktober 2021.

Latih Tentara Taiwan Diam-diam

Melansir Hops.id jaringan DepokToday.com, seorang pejabat Pentagon yang enggan disebutkan namanya mengungkap bahwa terdapat pasukan khusus AS yang melatih tentara-tentara Taiwan secara diam-diam.

Baca Juga: Weh! Kemendagri Terbitkan Kartu Keluarga untuk Pasangan Nikah Siri

Pejabat itu mengatakan bahwa pasukan Amerika yang melatih tentara Taiwan itu keluar masuk negara tersebut secara bergantian.

Lebih lanjut, si orang dalam Pentagon itu juga mengkonfirmasi sebagian besar laporan Wall Street Journal yang mengatakan bahwa pelatihan telah berlangsung setidaknya selama satu tahun, di tengah meningkatnya ancaman China terhadap Taiwan dan sekutunya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Taiwan menolak mengomentari laporan WSJ.

Tetapi, Juru Bicara Pentagon, John Supple mengatakan bahwa secara umum, dukungan AS untuk militer Taiwan diukur dari kebutuhan pertahanannya.

“Dukungan kami dan hubungan pertahanan dengan Taiwan tetap selaras melawan ancaman saat ini yang ditimbulkan oleh Republik Rakyat China,” kata Supple dalam sebuah pernyataan, dinukil laman France 24.

“Kami mendesak Beijing untuk menghormati komitmennya terhadap resolusi damai perbedaan lintas-Selat,” lanjut Supple.

Amerika Bikin China Meradang

Media Taiwan melaporkan pada November lalu, mengutip Komando Angkatan Laut Taiwan, bahwa pasukan AS telah tiba di sana untuk melatih marinir Taiwan dan pasukan khusus dalam operasi kapal kecil dan amfibi.

Namun laporan tersebut kemudian dibantah oleh pejabat AS dan Taiwan kala itu, dengan menekankan bahwa kedua pihak hanya terlibat dalam pertukaran dan kerja sama militer bilateral.

Selain melatih tentara Taiwan, Amerika sendiri diketahui memasok senjata ke Taiwan, termasuk rudal untuk pertahanan dan jet tempur. Padahal, China sangat mengecam aksi itu. (rul/*)