Partai Buruh Menjalar ke Depok, Syahwat Politik Kaum Pekerja Gulingkan Omnibus Law

Deklarasi Partai Buruh (Foto: Istimewa)
Deklarasi Partai Buruh (Foto: Istimewa)

DepokToday- Setelah sempat digembar-gemborkan, Partai Buruh akhirnya secara resmi telah terbentuk dalam kongres yang berlangsung di Jakarta pada 4-5 Oktober 2021. Lantas seperti apakah gerakan kaum buruh di Kota Depok.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia atau FSPMI Kota Depok, Wido Pratikno mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya akan menunggu pembentukan pengurus yang nantinya ditunjuk langsung oleh tingkat pusat partai tersebut.

“Jadi kan baru tingkat nasional, nanti Depok ditentukan oleh nasional gitu,” katanya saat dikonfirmasi awak media pada Selasa 5 Oktober 2021.

Baca Juga: Menang Telak, Bocah Depok Sumbang Medali Emas untuk Jabar

Yang jelas, kata Wido, sejumlah serikat pekerja atau federasi buruh yang ada di Kota Depok secara otomatis akan bergabung menjadi kader partai tersebut.  Jumlaha anggotanya pun tak main-main.

“Kalau anggota serikat pekerja yang ikut gabung paling nggak ada sekitar 15 ribuan orang-lah,” tuturnya.

Baca Juga: Kejari Siapkan 3 Jaksa Khusus Terkait Pembunuhan Anggota TNI

Ia mengungkapkan, partai ini akan fokus pada kesejahteraan kaum pekerja. Salah satu dasar partai ini dibentuk, menurutnya berkaitan dengan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law.

“Kita berjuang, temen-temen serikat pekerja sudah nggak bisa berbuat apa-apa dengan Omnibus Law ini, seluruh partai mendukungnya kecuali PKS,” ujarnya.

Ketua FSPMI Depok, Wido Pratikno (DepokToday.com)
Ketua FSPMI Depok, Wido Pratikno (DepokToday.com)

“Jadi maka dari itu, karena negara ini diatur oleh partai, maka satu-satunya jalan harus ada alternatif untuk buruh, makanya kami mendirikan lah Partai Buruh,” sambungnya.

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Mal di Depok Boleh Dikunjungi Anak di Bawah 12 Tahun, Asal..

Menurut Wido, selama rezim Jokowi ini berkuasa, buruh terus termarjinalkan.

“Undang-undang Omnisbus Law ini memarjinalkan buruh, solusinya buruh harus punya partai untuk memperjuangkan hak-haknya, memperjuangkan kesejahteraanya.”

Sikap Tegas Partai Buruh

Dengan demikian, partai ini pun digadang-gadang bakal menjadi oposisi.

“Kita intinya selama pemerintahan itu memperjuangkan kesejahteraan pekerja buruh, tentang bagaimana upah, jaminan sosial maka dari itu kita akan bersinergi. Tetapi jika pemerintah tidak peduli dnegan itu semua, kita akan terus turun, oposisi.”

Lebih lanjut Wido mengatakan, untuk kepengurusan atau pembentukan Partai Buruh di Kota Depok ditargetkan rampung pada Januari 2022.

“Mudah-mudahan segera ya,” tuturnya.

Baca Juga: Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Depok Hari Ini, Selasa 5 Oktober 2021

Adapun posisi ketua umum dari deklarasi Partai Buruh adalah Said Iqbal. Lalu di posisi Sekretaris Jenderal diduduki oleh Ferri Nurzali dan Wakil Presiden Partai akan dipimpin oleh Agus Supriyadi. (rul/*)