Parah, Anak Akidi Tio Ternyata Juga Tipu-tipu Modus Proyek Istana Negara

Laporan terhadap anak Akidi Tio (Foto: Istimewa)
Laporan terhadap anak Akidi Tio (Foto: Istimewa)

DepokToday- Satu persatu borok putri bungsu Akidi Tio, Heryanty Tio, terungkap. Setelah terjerat dalam dugaan sumbangan fiktif senilai Rp 2 triliun, anak pengusaha Akidi Tio itu ternyata juga terjerat kasus penipuan proyek bodong Istana Negara.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, Heryanty sesuai surat aduan ke kepolisian, diduga menipu seseorang dalam iming-iming bagi hasil untuk pengadaan interior Istana Negara.

Laporan terkait hal itu telah dilayangkan ke Polda Metro Jaya terjadi setahun yang lalu.

Heryanty disebut-sebut mengimingi keuntungan sebesar 16 sampai 18 persen kepada korbannya dalam proyek Istana Negara tersebut.

Anak Akidi Tio dan Proyek Bohong Istana Negara

Korban dugaan penipuan itu bernama Ju Bang Kioh. Tergiur dengan keuntungan gede yang ditawarkan, korban (Ju Bang Kioh) lalu mentransfer uang ke Heryanty sebesar Rp 6 miliar.

Namun setelah ditransfer, dikutip dari laman RMOL, ternyata Heryanty bohong. Ju Bang Kioh menagih keuntungan yang dijanjikan, tapi anak Akidi Tio itu selalu berbelit-belit.

Jengkel dan marah, Bang Kioh, akhirnya melaporkan Heryanty ke Polda Metro Jaya dalam perkara penipuan.

Baca Juga: Kejari Depok Terima Laporan Soal Dugaan Penipuan PPDB, Ini Pelakunya

Dari hasil penyelidikan Polda Metro Jaya pada kasus ini menemukan, proyek Istana Negara yang dimainkan Heryanti ternyata bodong alias fiktif.

Istana Negara (Foto: Istimewa)
Istana Negara (Foto: Istimewa)

Dikutip dari Suara.com, Heryanty dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada 14 Februari 2020. Pelapornya atas nama Ju Bang Kioh.

Laporan ini telah teregistrasi dengan Nomor: LP/1025/II/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 14 Februari 2020.

Sumbangan Fiktif 2 Triliun

Kemarin muncul kabar heboh Heryanty ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan prank sumbangan Rp 2 triliun. Sebab sampai Senin kemarin, duit triliunan yang akan disumbangkan tak kunjung cair.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Supriyadi mengungkapkan putri Akidi Tio, Heryanty tidak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Kombes Pol Supriyadi mengatakan status putri Akidi Tio belum tersangka.

Kabid Humas juga menegaskan putri Akidi Tio bukan dijemput melainkan diundang berkaitan dengan realisasi sumbangan Rp 2 triliun tersebut. Asal tahu saja mengingat masa tempo giro dan bank, jatuh tempo pada Senin 2 Agustus 2021.

Kabid Humas mengatakan sebagai upaya melakukan pendalaman informasi mengenai perihal yang terjadi atas uang yang diniatkan untuk donasi tersebut.

“Proses pemeriksaan berlangsung baru satu jam, nanti bagian direskrim khusus yang melakukan pendalaman. Bukan dijemput tapi diundang, karena jangka waktu bilt giro memang jatuh pada hari ini,” katanya dikutip dari Suara Sumsel, Senin 2 Agustus 2021. (rul/*)