Panglima dan Kapolri Salut Nawahasta Kompak Perangi COVID-19

Alumni Akabari 1998, Nawahasta (DepokToday.com)
Alumni Akabari 1998, Nawahasta (DepokToday.com)

DepokToday- Aparat gabungan TNI-Polri kian gencar melakukan serbuan vaksinasi di sejumlah daerah. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh para perwira yang tergabung dalam alumnni Akabri 1998 atau yang disebut Nawahasta.

Sejak kemarin, mereka menggelar program vaksinasi disertai dengan pembagian sembako gratis untuk warga di berbagai daerah di Tanah Air.

Langkah nyata mendukung percepatan vaksin guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini diapresiasi Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Kedua petinggi TNI-Polri itu menyampaikan rasa terimakasih dan bangga atas kekompakan Nawahasta yang terdiri dari empat matra, yakni Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Kepolisian.

Baca Juga: 613 Jiwa Terdampak Bencana Alam Puting Beliung di Depok

Total ada lebih dari 100 ribu dosis vaksin yang disebar di 34 provinsi, termasuk pembagian masker, bantuan tabung oksigen, dan sembako.

“Hal ini sangat bagus, mudah-mudahan apa yang dilaksanakan dari alumni Akabri 98 bisa terus meningkatkan laju vaksinasi, sesuai dengan target yang kita inginkan, dan terus memberikan satu motivasi untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan,” kata Panglima TNI secara virtual dikutip pada Rabu 22 September 2021.

“Terimakasih adek-adeku alumni Akabri 98 Nawahasta. Kami harapkan juga kalian terus membantu melaksanakan tracing, testing untuk terus mempertahankan positivity rate yang saat ini di bawah 5 persen, sehingga terus akan turun sampai dengan yang kita harapkan termasuk dengan angka reproduksi efektif di bawah satu,” sambungnya.

Pesan Kapolri untuk Nawahasta

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, ini adalah bentuk wujud sinergitas dan soliditas dari TNI-Polri khususnya di dalam upaya melaksanakan strategi untuk mengatasi laju pertumbuhan COVID-19.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa sampai saat ini pemerintah terus melakukan upaya-upaya untuk menekan laju pertumbuhan COVID, dan alhamdulillah dari kegiatan-kegiatan PPKM level 1 sampai dengan 4, saat ini telah dilaksanakan assessment dan telah terjadi penurunan level, hampir di seluruh wilayah,” katanya.

Baca Juga: Terpopuler DepokToday, 22 September 2021: Depok Diterjang Angin Kencang, Awas, Buaya Kali PIK Lagi Cari Mangsa

Jenderal Listyo Sigit mengungkapkan, bahwa saat ini Nasional sudah turun sangat jauh, di angka kurang lebih 11 persen, dan laju pertumbuhan kasus harian, saat ini ada di angka kurang lebih 1.200.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mewujudkan kekebalan, meningkatkan imunitas masyarakat dengan mempercepat mengakselerasi vaksinasi,” ujarnya.

“Alhamdulillah di kuartal kedua kemarin kita sudah tumbuh positif dan harapan kita di kuartal ketiga bisa mempertahankan dan itu semua bisa terjadi kalau kita semua tetap waspada tidak eforia dengan angka-angka yang sudah turun kita tetap menjaga protokol kesehatan,” timpalnya lagi.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah (DepokToday.com)
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah (DepokToday.com)

Program vaksinasi serentak yang dilakukan alumni Akabri 98 Nawahasta itu salah satunya berlangsung di Kota Depok, Jawa Barat.

Bertempat di kawasan Grand Depok City, TNI-Polri telah berhasil memberikan sebanyak 1.500 dosis vaksin untuk warga dan pelajar.

Depok jadi Prioritas

Antusias warga mengikuti vaksinasi ini cukup tinggi. Mereka sudah datang sejak pagi agar bisa tervaksin. Pelajar menjadi sasaran sebagai persiapan dalam pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencana dilakukan Oktober untuk kawasan Depok. Kendati sudah vaksin, warga tetap diimbau menerapkan protokol kesehatan.

“Pelajar ini sebentar lagi mungkin akan ada kegiatan tatap muka, maka kita anjurkan seluruh pelajar sudah mengikuti kegiatan vaksinasi sebelum proses belajar,” kata salah satu alumni Akabri 98, Nawahasta yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah.

Baca Juga: Gardu PLN Ikut Terimbas Angin Puting Beliung, 622 Gardu Rusak

Pihaknya mengaku sengaja memilih Depok karena wilayah ini berdekatan langsung dengan Ibu Kota Jakarta.

“Kita tidak bisa melepas Ibu Kota dengan wilayah penyangga, salah satunya Depok agar capaian prosentase vaksinasi bagi masyarakatnya bisa mencapai 100 persen sehingga keseluruhan wilayah aglomerasi sudah tervaksin semua,” harapnya.

Selain vaksin, Nawahasta juga membagikan ribuan paket sembako bagi warga. Kemudian juga Nawahasta menyebar makanan siap saji ke slum area sebanyak 1.200 bungkus. (rul/*)