Palak Pedagang dengan Celurit, Dua ABG Depok Diciduk Polisi

Barang bukti celurit (DepokToday, Rul)

Depok– Dua remaja putus sekolah terpaksa berurusan dengan aparat lantaran nekat memalak pedagang warung di Jalan Persatuan, Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat. Meski terglong anak baru gede (ABG) namun kelompok ini dikenal sadis dan tega melukai korbannya.

          Data yang berhasil dihimpun VIVAnews menyebutkan, peristiwa nahas itu dialami oleh Antoni, pedagang warung klontong. Kejadian bermula ketika korban didatangi oleh para pelaku yang memaksa meminta uang sambil menodongkan celurit.

          “Para pelaku ini meminta paksa pada korban untuk menyerahkan uang sambil menodongkan celurit. Karena korban menolak, pelaku langsung membacok tangan kiri korban dan langsung kabur,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Polisi Deddy Kurniawan, Jumat 4 Oktober 2019

          Selang beberapa saat tak jauh meninggalkan korban yang bersimbah darah, para pelaku terlibat keributan dan berhasil diamankan polisi yang sedang patroli. Setelah diusut, rupanya mereka sempat melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di lokasi berbeda.

          Deddy mengungkapkan, para pelaku yakni masing-masing berinisial RRR (17 tahun) dan MRF (17 tahun). Keduanya berstatus bukan pelajar. Selain mengamankan para pelaku, polisi juga berhasil menyita sebilah celurit dan sepeda motor yang digunakan mereka saat beraksi. Kasusnya dalam penyelidikan lebih lanjut Polsek Limo.

“Atas perbuatannya itu, keduanya kami jerat dengan pasal 53 yunto 365 dan undang-undang darurat RI no 12, tahun 1951. Saat ini kasusnya ditangani Polsek Limo dan sedang dalam pengembangan lebih lanjut untuk memastikan ada atau tidaknya tersangka lain.” (Mar)