Makin Bertingkah, OPM Kirim Pesan Tantang TNI Perang di Tempat Ini

Pasukan TPNPB-OPM. Foto Facebook TPNPB-OPM
Pasukan TPNPB-OPM. Foto Facebook TPNPB-OPM

DepokToday – Setelah Markas Pusat Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka  atau TPNPB-OPM menyatakan bertanggung jawab atas operasi penyerangan Pos Koramil di Distrik Aifat, Maybrat, Papua Barat. Kini, mereka percaya diri (PD) tantang militer Indonesia berperang di markas mereka.

Juru Bicara TPNPB OPM Sebby Sambom dalam keterangan seperti yang dilansir dari CNN Indonesia mengatatakan jika mereka siap melakuan pertempuran di markas mereka.

“Cari TPNPB di markas-markas dan perang di sana. Kami yang punya tanah, kami yang punya alam, kami yang punya hutan, bukan Indonesia,” sebut dia.

Sebby meminta pemerintah Indonesia tidak lagi melakukan pengejaran, pembunuhan, dan menggelar operasi militer di wilayah permukiman masyarakat sipil.

Baca Juga: Diburu TNI, Jenderal OPM: Kalau Tak Mampu Kejar Ngaku Saja

Sebelumnya, Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM menyatakan bertanggung jawab atas operasi penyerangan Pos Koramil di Distrik Aifat, Maybrat, Papua Barat.

Menurut Sebby, Panglima Kodap Sorong Raya Deni telah melaporkan melalui sambungan telepon bahwa pihaknya yang memerintahkan operasi pembunuhan di Pos Koramil itu.

Kronologi Serangan OPM

Sebelumnya, Pos Koramil di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat dilaporkan telah diserang oleh kelompok separatis.

Penyerangan itu terjadi pada pukul 03.00 WIT dini hari yang dilakukan oleh sekitar 50 orang. Sebanyak tiga anggota TNI dilaporkan tewas dan satu luka-luka.

Selain itu, dua orang prajurit lainnya, yakni Danposramil Lettu Chb Dirman dan Pratu Ikbal juga dilaporkan hilang. (lala/*)