Obat COVID Ini Harganya Naik Lima Kali Lipat, Padahal Baru Diumumkan

Tangkapan layar obat ivermectin yang dijual di e-commerce (istimewa)
Tangkapan layar obat ivermectin yang dijual di e-commerce (istimewa)

DEPOK – Baru saja jenis obat Ivermectin yang digadang-gadang pemerintah menjadi terapi pencegahan dan penyembuhan pasien COVID-19 diumumkan, kini harganya sudah naik dipasaran.

Berdasarkan penelusuran DepokToday.com, di sejumlah e-commerce harga yang sebelumnya berkisar Rp5.000-Rp7.000 per tablet, kini naik di atas Rp200.000, bahkan harganya ada yang mencapai Rp300.000 per kemasan.

Sejumlah toko yang menjual di e-commerce ini juga telah mendapat bintang lima. Dengan kata lain, toko tersebut bisa dipercaya kualitas barangnya.

Baca juga:[Update] Data BOR Rumah Sakit di Kota Depok, Selasa 29 Juni 2021

Satu pelapak misalnya, menjual dengan harga Rp298 ribu untuk 1 kemasan dengan varian 12 mg ,10 tablet. Itu artinya, satu tablet dijual dengan harga sekira Rp29 ribu atau naik lima kali lipat dari harga yang diumumkan pemerintah.

Baca juga:Kurangi Kontak Langsung, Catat Layanan Link PPDB Tiap Kecamatan Ini

Dilansir dari BUMN.go.id, uji klinis tengah dipercepat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap obat ini. Setelah tahapan ini selesai, nantinya diperuntukan sebagai terapi pencegahan dan penyembuhan pasien COVID-19.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, persiapan telah dilakukan PT Indofarma TBK untuk memproduksi obat Ivermectin.

“Ketika uji klinis selesai dilakukan dan izin edar dikeluarkan BPOM, maka obat tersebut siap diproduksi besar-besaran dalam waktu dekat,” jelas Erik Thohir dikutip Rabu 30 Juni 2021. (lala/*)