NU Depok Gelar Munajat Sholawat Tolak Wabah Penyakit

MERUYUNG-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok menggelar Munajat Sholawat Tolak Wabah dan Penyakit.

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Nuzulul Quran yang biasa diselenggarakan pada malam 17 Ramadan. Acara yang digelar secara online tersebut dilakukan selepas salat tarawih pukul 20.30 WIB dengan membaca Sholawat Wabah (sanad Nabi Khidir) 3000 kali per Majlis.

“Kalau di rumah 5 orang maka tiap orang 600 kali. Kegiatan ini dilakukan di rumah masing-masing dengan mengikuti standar ketentuan pencegahan Covid-19,” ujar Ketua PCNU Kota Depok, Ustaz Achmad Solechan, di kediamannya Meruyung, Kecamatan Limo, Sabtu (9/5/2020).

Menurutnya, momentum peringatan Nuzulul Quran di bulan suci biasanya dengan Tabligh Akbar mengangkat tema hikmah Alquran. Namun, saat ini adalah untuk bersama-sama berikhtiar agar Kota Depok, Indonesia dan dunia selamat dari wabah penyakit yang sekarang menimpa yakni Covid-19.

Ia menambahkan telah banyak usaha dhohir yang dilakukan oleh semua pihak, namun bagian yang juga sangat penting adalah ikhtiar batin. yakni permohonan doa dan munajat kepada Allah agar virus ini diangkat dan tidak mengganggu kehidupan.

“Virus adalah Makhluk, dan kepada sang Kholiq-lah, pencipta segala makhluk. Kita memohon agar terhindar dari marabahaya virus ini,” paparnya.

Solechan, menuturkan melalui ikhtiar batin secara serentak sebagai upaya mengetuk pintu langit agar wabah penyakit ini diangkat oleh Alloh SWT.

Menurut dia, dengan mensyiarkan munajat sholawat ini dan mengajak seluruh warga NU dan masyarakat muslim untuk bersama-sama melakukannya di malam Nuzulul Quran.

“Tentunya, kita berharap dengan munajat ini, mudah-mudahan virus covid-19 bisa terangkat dan kita semua warga Depok serta bangsa Indonesia selamat. Sehingga, bisa kembali bergeliat segala aktifitas dan berjalan dengan normal kembali,” harapnya.

NU Depok juga menganjurkan agar setiap selesai sholat wajib membaca sholawat sebanyak tiga kali.

(ahi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here