Novel Bamukmin Klaim Calon Terkuat Presiden, Begini Hitungannya

Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin (Istimewa)
Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin (Istimewa)

DepokToday- Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin ikut buka suara terkait desas-desus sejumlah nama yang bakal maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ia mengklaim, dirinya bisa jadi calon kuat meski tanpa campur tangan partai politik atau parpol.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, ungkapan tersebut diucapkan langsung oleh Novel Bamukmin belum lama ini.

Baca Juga: SIM Keliling Depok, Kamis 12 Agustus 2021, Berikut Ini Jadwal dan Lokasi

Ia mengklaim, ada 130 juta orang yang bisa memenangkan dirinya bersama Anies. Asumsinya adalah, jika satu orang yang hadir 212 waktu itu mewakili 10 orang.

“Dengan begitu 212 mempunyai dukungan 130 juta orang dan kalau tidak dicurangi dengan TSMB maka bisa menjadikan Anies dan saya sebagai Presiden dan wakilnya tentunya dengan takdir Allah dan dukungan serta doa IB HRS serta ulama dan rakyat Indonesia,” katanya dikutip pada Kamis 12 Agustus 2021.

Jejak Novel

Tak hanya soal suara yang bisa diraih, Novel juga mengumbar kurikulum vitaenya, atas pengalaman dan prestasinya di banyak organisasi dan menjabat sebagai pimpinan pusat nasional.

“Saya pernah menjadi caleg terfenomenal yang ketika itu boleh dikatakan hanya saya yang menyerukan haram mencoblos nama saya demi tegaknya negara yang Berketuhanan Yang Maha Esa,” kata Novel.

Baca Juga: Warga Pasang Bendera Palestina, Kapolsek: Terpasang Sudah Lama

“Artinya sangat cocok mendampingi Anies sebagai capres nanti baik dalam kancah berpolitik, praktisi hukum juga sebagi ulama serta penggiat media juga aktif dalam aksi kemanusiaan,” sambungnya.

Jutaan Orang Dukung Novel Bamukmin

Kekuatan pendukung yang diklaim capai jutaan orang membuat novel tentu menjadi sosok yang harus maju. Menurut dia, sudah saatnya tokoh 212 memimpin.

“Jumlah jutaan itu semua aksi berjalan damai dan tertib serta bersih bahkan rumput saja mereka jaga agar tak terinjak apalagi negara dan bangsa serta ulama pasti dijaga dan dibela,” katanya. (rul/*)