Ngeri, Begini Kekuatan Politik Duet Anies AHY di Pilpres 2024

Anies dan AHY (Istimewa)
Anies dan AHY (Istimewa)

DepokToday- Meski pemilihan presiden (Pilpres) 2024 masih lama, namun nyatanya sejumlah partai politik sepertinya telah bersiap sejak sekarang.

Beberapa nama pun kian santer berhembus, seperti Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono atau yang populer disapa AHY.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, sosok Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat AHY belakangan jadi perbincangan hangat publik.

Keduanya digadang-gadang layak diduetkan jelang Pilpres 2024 mendatang.

Menanggapi desas-desus panggung politik tersebut, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA), Fadhli Harahab membongkar kekuatan politik dari Anies Baswedan dan AHY.

Fadhli menilai, kekuatan kedua tokoh publik ini sebenarnya saling melengkapi satu sama lain. Apalagi Anies dan AHY tergolong masih berusia muda sehingga dapat dengan mudah memikat calon pemilih yang berasal dari golongan milenial.

“Personality kedua tokoh ini tergolong masih muda dan saya kira dapat diterima di kalangan milenial,” ujar Fadhli, dikutip Hops.id dari Genpi, pada Sabtu, 7 Agustus 2021.

Kemudian dia juga menjabarkan bahwa faktor suara generasai muda tidak boleh dipandang sepele oleh pesaing Anies dan AHY.

Dengan demikian artinya apabila keduanya diduetkan, maka bakal jadi kekuatan politik yang sangat kuat.

“Ingat suara milenial menentukan di Pilpres mendatang,” katanya.

Duet Maut Anies AHY Bikin Lawan Ketar Ketir

Adapun yang jadi daya jual bagi pasangan itu nantinya, kata Fadhli, terkait representasi dari sipil-militer, akademisi-terpelajar, hingga tokoh parpol-non parpol.

Oleh sebabnya kalau duet ini terwujud, maka lawan politiknya harus berpikir keras dan menggunakan strategi yang tepat agar bisa memenangkan Pilpres 2024.

“Jika duet ini menjadi nyata, saya kira lawannya harus berpikir keras dan memiliki strategi khusus untuk mengalahkan mereka,” jelasnya.

Baca Juga: Komnas Anak: Banyak Anak-anak Jadi Yatim Piatu Karena COVID-19

“Akan tetapi, perlu diingat elektabilitas bukan berarti menjadi jaminan kandidat akan terpilih menjadi calon,” timpalnya lagi. (rul/*)