Relawan Siap Bergerak dan Bhayangkari Polda Metro Jaya Kembali Kirim Personel dan Bantuan ke Cianjur

- Rabu, 30 November 2022 | 17:36 WIB
Relawan Siap Bergerak bersama Bhayangkari Polda Metro Jaya akan kembali mengirimkan personel dan barang bantuan ke Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Dok. Siap Bergerak)
Relawan Siap Bergerak bersama Bhayangkari Polda Metro Jaya akan kembali mengirimkan personel dan barang bantuan ke Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Dok. Siap Bergerak)

DepokToday.com - Relawan Siap Bergerak bersama Bhayangkari Polda Metro Jaya (PMJ) kembali bergerak menuju Cianjur, Jawa Barat, untuk mengirimkan personel beserta bantuan kemanusiaan kepada korban terdampak gempa.

Aksi sosial dipimpin oleh Kabidokkes PMJ, Hery Wijatmoko, Kor Spripim, Iver Mannosoh, Kepala Posko Relawan PMJ Supriyanto, Zaky Ramadhan dan Devie Rahmawati dari SiapBergerak.

Sebanyak 15 perwakilan Bhayangkari Polda Metro Jaya berangkat bersama 25 relawan Siap Bergerak, yang terbagi atas tiga kelompok relawan yaitu tenaga kesehatan, relawan operasional dapur umum serta dokumentasi data dan audiovisual, relawan distribusi konsumsi dan bantuan kemanusiaan.

“Dari 25 relawan, 15 relawan fokus untuk mengabdi di ruang UGD, ruang perawatan dan mobile hospital dengan kendaraan motor trail Brimob Polda Metro Jaya, untuk menyisir masyarakat yang belum tersentuh layanan kesehatan, karena berada di kawasan-kawasan yang masih terisolasi,” ujar pimpinan Relawan Siap Bergerak, Zaky Ramadhan, kepada wartawan, Rabu 30 November 2022.

Baca Juga: Pakai Motor Trail, Relawan RSUD KiSA Depok Distribusikan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Sedangkan relawan non nakes, berkonsentrasi di dapur umum, bersama tim brimob Polda Metro Jaya, untuk memproduksi makanan sebanyak 1.500 boks per hari, untuk dibagikan ke berbagai RS untuk konsumsi petugas kesehatan, pasien, penunggu pasien serta posko-posko pengungsian di wilayah Cianjur.

“Tidak hanya itu, tim relawan Siap Bergerak juga membantu mendokumentasikan data arus lalu lintas kehadiran serta status pasien yang berada di RS," katanya.

Hal ini menjadi penting, karena situasi darurat di RS, dibutuhkan pendataan yang presisi, sehingga memudahkan untuk mengalokasikan tenaga kesehatan dan obat – obatan, agar tepat sasaran dengan kehadiran para korban di RS yang tidak berhenti.

"Kita perlu memastikan agar pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medis dan non medis pasien,” seru Zaky.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Hampir Rampung

Sabtu, 28 Januari 2023 | 20:26 WIB
X