Menteri Boleh Jadi Capres Tanpa Harus Menanggalkan Jabatan, Begini Tanggapan Presiden Jokowi

- Rabu, 2 November 2022 | 17:55 WIB
Presiden Jokowi tinjau percepatan vaksinasi di Bogor. (Foto: KAI)
Presiden Jokowi tinjau percepatan vaksinasi di Bogor. (Foto: KAI)

DepokToday.com - Mahkamah Konstitusi (MK) membolehkan menteri yang jadi calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 tanpa harus menanggalkan jabatannya.

Putusan itu tertuang dalam amar Putusan Nomor 68/PUU-XX/2022 yang dibacakan oleh Ketua MK Anwar Usman dalam sidang yang digelar di Ruang Sidang Pleno MK, Senin 31 Oktober 2022.

Menanggapi putusan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi, menegaskan bahwa para menteri untuk tetap mengutamakan tugasnya meski berkontestasi di Pemilu 2024.

"Tugas sebagai menteri tetap harus diutamakan,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai meninjau Indo Defence 2022 Expo & Forum, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu 2 November 2022.

Baca Juga: Matang dan Berpengalaman, Golkar Tidak Sembrono Deklarasikan Capres dan Cawapres 2024

Meski demikian, presiden Jokowi mengatakan bahwa dirinya akan melakukan evaluasi kinerja jajarannya apabila tidak dapat melakukan tugas dengan baik.

 

“Tetapi kalau kita lihat nanti mengganggu ya akan dievaluasi apakah memang harus cuti panjang banget atau tidak,” ungkapnya.

Prosesi launching yang berlangsung meriah menandai masuknya proses Pemilu tahun 2024.(Foto: kpu.go.id)

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: Setkab RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dewan Pers Paparkan Program Kerja ke Presiden Jokowi

Senin, 6 Februari 2023 | 23:38 WIB

Sandiaga Uno Masih Berpeluang Merapat ke PPP

Minggu, 5 Februari 2023 | 17:52 WIB
X