18.079 Guru Ikut PGP Angkatan ke-7, Nadiem Makarim Kenang Awal-awal Jadi Mendikbudristek

- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:00 WIB
Pembukaan Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan ke-7 yang digagas Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).(Foto: Kemendikbudristek RI)
Pembukaan Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan ke-7 yang digagas Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).(Foto: Kemendikbudristek RI)

DepokToday.com - Sebanyak 18.079 guru mengikuti pelatihan Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan ke-7 yang digagas Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, membuka program tersebut pada hari Kamis, 20 Oktober 2022.

"Guru harus dapat menggerakkan ekosistem pendidikan di sekolah dan komunitas belajar di sekitarnya dalam rangka mewujudkan Merdeka Belajar bagi peserta didik,” tutur Mendikbudristek di sela-sela acara.

Mendikbudristek, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa bahagianya karena PGP sudah memasuki angkatan ke-7.

Baca Juga: Kemenag Sediakan 1.000 Beasiswa Non-Gelar Bagi Guru Agama

Ia mengingat periode awal mengemban amanah sebagai Mendikbudristek dan mengunjungi guru-guru di berbagai pelosok daerah.

“Saya jadi ingat lagi bulan-bulan awal menjalankan amanah sebagai menteri dan saya pergi menemui guru di daerah. Saya benar-benar kagum atas semangat para guru untuk memberikan yang terbaik pada murid terlepas dari semua keterbatasan yang ada,” katanya dilansir laman resmi Kemendikbudristek RI, Jumat 21 Oktober 2022.

Menurutnya, dedikasi seorang guru tidak perlu diragukan dan saat ini tenaga pendidik telah sampai pada kondisi di mana dedikasi harus diimbangi juga dengan rasa berani.

Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Tangkapan layar Youtube Kemendikbud RI)

Dijelaskan Mendikbudristek, rasa keberanian itu untuk refleksi, keberanian untuk berubah ke arah yang lebih baik, keberanian untuk menjadi pemimpin perubahan.

“Itulah yang menjadi pemikiran awal saya untuk membuat pendidikan guru yang berbeda dari yang ada selama ini,” ungkapnya.  

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dewan Pers Paparkan Program Kerja ke Presiden Jokowi

Senin, 6 Februari 2023 | 23:38 WIB

Sandiaga Uno Masih Berpeluang Merapat ke PPP

Minggu, 5 Februari 2023 | 17:52 WIB
X