Susi Pudjiastuti Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus Korupsi Impor Garam

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 20:21 WIB
Susi Pudjiastuti (depan mic) memberikan keterangan kepada wartawan terkait pemeriksaan dirinya di Kejaksaan Agung.(Foto: Istimewa)
Susi Pudjiastuti (depan mic) memberikan keterangan kepada wartawan terkait pemeriksaan dirinya di Kejaksaan Agung.(Foto: Istimewa)

DepokToday.com - Tim penyidik dari Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti.

Pemeriksaan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas impor garam periode 2016 sampai 2022.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan Kepala Pusat Penerangan Kejagung, Ketut Sumedana, Susi Pudjiastuti diperiksa karena ia sempat menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada periode 2014-2019.

“Saksi (Susi Pudjiastuti) memiliki kewenangan untuk mengeluarkan rekomendasi dan penentuan alokasi kuota impor garam,” katanya, Jumat 7 Oktober 2022.

Ketut Sumedana menyebut, berdasarkan hasil kajian teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, saksi mengeluarkan kuota garam sebesar kurang lebih 1,8 juta ton.

Baca Juga: 3 Pejabat Damkar Depok Ini Diperiksa Hakim Tipikor Terkait Korupsi Modus BPJS

“Di mana salah satu pertimbangan dalam pemberian dan pembatasan impor tersebut adalah menjaga kecukupan garam industri dan menjaga nilai jual garam lokal,” jelasnya.

Namun ternyata, lanjut Ketut Sumedana, rekomendasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI tidak diindahkan oleh Kementerian Perindustrian RI yang justru menetapkan kuota impor garam sebesar 3,7 ton.

“Hal itu berdampak terjadi kelebihan supply dan masuknya garam impor ke pasar garam konsumsi yang menyebabkan nilai jual harga garam lokal mengalami penurunan atau anjlok,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: harianhaluan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X