OECD Undang Perwakilan Indonesia untuk Paparkan Keberhasilan Pemerintah Menangani COVID-19

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 21:00 WIB
Perwakilan Indonesia yang diundang oleh Organisasi Internasional Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).(Foto: Istimewa)
Perwakilan Indonesia yang diundang oleh Organisasi Internasional Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).(Foto: Istimewa)

DepokToday.com - Organisasi Internasional Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mengundang perwakilan Indonesia untuk mempresentasikan keberhasilan pemerintah dalam penanganan COVID-19.

Perwakilan Indonesia dalam hal ini delegasi Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), terdiri dari Anita Karolina, Devie Rahmawati, Ivana Maida, dan Rizky Ameliah.

Bertempat di Kantor Pusat OECD, Paris, Prancis, perwakilan Indonesia yang diundang itu memaparkan strategi Indonesia dalam penanganan COVID-19 dengan berbasis pendekatan komunikasi digital dan sosial.

Konferensi tahun 2022 ini bertajuk 5th meeting of the OECD Expert Group on Public Communication, dihadiri lebih dari 40 delegasi dari sedikitnya 16 negara maju di dunia. Indonesia dan Singapura diundang mewakili Asia Tenggara.

Baca Juga: Vaksinasi COVID-19 Tidak Wajib Bagi Fans yang Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar

Kordinator Literasi Digital Kominfo, Rizky Ameliah, melalui keterangan tertulisnya, Rabu 5 Oktober 2022, mengatakan, dalam paparannya dia menjelaskan profil komunikasi digital di Indonesia yang memiliki jumlah populasi penduduk sebanyak 277 juta jiwa.

Angka itu berasal dari 1.300 suku bangsa, berbicara dalam lebih dari 700 bahasa lokal di wilayah, dan tinggal di wilayah kepulauan yang terdiri dari 17 ribu pulau.

Menurut data Kominfo, total pengguna internet di Indonesia ialah 202,6 juta (70% dari total populasi), dan 62% dari total populasi ialah pengguna media sosial aktif (170 juta). Dimana Rata-rata penggunaan media sosial ialah 3 jam, 14 menit per hari.

“Profil ini menjadikan komunikasi menjadi salah satu tantangan yang perlu dikelola secara sistematis, terstruktur dan masif dalam upaya penanganan Covid-19,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Kominfo, Devie Rahmawati, menyebut bahwa pandemi COVID telah menjadi momentum percepatan transformasi digital di Indonesia.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X