Jaksa Agung Setop 14 Kasus Pidana, Terbanyak Penganiayaan, Ini Daftarnya

- Selasa, 27 September 2022 | 14:05 WIB
Ilustrasi penganiayaan yang selesai lewat jalur restorative justice Jaksa Agung (Foto: Istimewa)
Ilustrasi penganiayaan yang selesai lewat jalur restorative justice Jaksa Agung (Foto: Istimewa)

DepokToday.com - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana telah menyetujui sebanyak 14 permohonan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif atau restorative justice.

Dari 14 permohonan restorative justice itu, kebanyakan adalah kasus penganiayaan. Lantas kasus apa saja yang dihentikan tuntutannya oleh Jaksa Agung? Berikut ulasannya.

Mengutip keterangan resmi yang dirilis Jaksa Agung melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Ketut Sumedana pada Selasa 27 September 2022, adapun 14 kasus yang telah diizinkan penyelesaiannya lewat cara restorative justice itu tersebar di sejumlah daerah.

Baca Juga: Usai Damai di Polisi, Nasib Tajudin DPRD Depok Kini Ditangan Tim Investigasi Golkar

Beriut nama para tersangka dan pasal yang menjeratnya:

1.Tersangka Sigit perkara di Kejaksaan Negeri Blitar yang disangka melanggar Pasal 362 KUHP tentang Pencurian.

2.Tersangka Ramli Abdul Aziz alias RAM perkara di Kejaksaan Negeri Bone Bolango yang disangka melanggar Pasal 335 Ayat (1) KUHP tentang pengancaman.

3.Tersangka Maryam Ismail alias Odo perkara di Kejaksaan Negeri Bone Bolango yang disangka melanggar Pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang penganiayaan.

Baca Juga: Terinspirasi Film Porno, D Nekat Cabuli Karyawati Cantik di Dalam KRL Stasiun Depok Baru

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X