Akhir Pelarian Handoko Lie, Mafia Tanah yang Jadi Buronan Negara 6 Tahun

- Senin, 26 September 2022 | 12:07 WIB
Handoko Lie saat menjalani pemeriksaan di Kejagung (Foto: Istimewa)
Handoko Lie saat menjalani pemeriksaan di Kejagung (Foto: Istimewa)

DepokToday.com - Tim penyidik Kejaksaan Agung atau Kejagung, telah berhasil membekuk Handoko Lie, terpidana kasus mafia tanah yang buron sejak enam tahun lalu. 

Mengutip keterangan resmi Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana, Handoko Lie diamankan pada Jumat sore, 23 September 2022.  

"Terpidana Handoko Lie telah menjadi buronan selama enam tahun. Ia merupakan terpidana dalam perkara mafia tanah yang melibatkan Pj. Wali Kota Medan," katanya dikutip pada Senin, 26 September 2022.

Baca Juga: Hari Ini, Tajudin DPRD Depok dan Sopir Truk Diperiksa Polisi

Menurut keterangan, Handoko menyerobot lahan milik PT Kereta Api Indonesia (persero) sebanyak dua blok, di Jalan Jawa Gang Buntu Medan dan digunakan oleh untuk membangun properti berupa apartemen, mall, serta rumah sakit. 

"Akibat perbuatannya tersebut, negara dirugikan kurang lebih sebesar Rp187 miliar," jelas Ketut Sumedana.

Baca Juga: Kontrak Shin Tae-yong Sebagai Pelatih Timnas Indonesia akan Diperpanjang

Pada saat akan dieksekusi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1437 K/ Pid.sus/2016 yakni dijatuhi pidana penjara selama 10 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar, serta membayar uang pengganti sejumlah Rp 187.815.741.000.

Handoko Lie melarikan diri ke Singapura dan menetap di Malaysia selama enam tahun.  

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X