Kebijakan Baru Umrah 1444 Hijriah, Tak Ada Batasan Kuota Jemaah dan Bisa Pakai Jenis Visa Lainnya

- Rabu, 21 September 2022 | 13:55 WIB
Jamaah umrah (Foto: Istimewa)
Jamaah umrah (Foto: Istimewa)

DepokToday.com - Pemerintah Arab Saudi memberlakukan sejumlah kebijakan baru dalam penyelenggaran ibadah umrah 1444 Hijriah sebagai bagian dari tahapan implementasi visi Saudi 2030.

Direktur Umrah dan Haji Khusus (UHK) Kementerian Agama (Kemenag), Nur Arifin, mengatakan itu dalam acara Focus Group Discussion (FGD) bersama Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

"Beberapa kebijakan itu antara lain tidak ada batasan kuota umrah," kata Arifin di Bogor, Selasa 20 September 2022.

Selain itu, kata dia, berumrah juga tidak harus menggunakan visa umrah, bisa dengan jenis visa lainnya. Proses permohonan visa juga tidak harus melalui provider di Indonesia, PPIU bisa langsung berhubungan dengan provider Saudi.

Baca Juga: Kemenag Kota Depok Tunggu Petunjuk Teknis Pelaksanaan Umrah

"Kebijakan Saudi dalam pemyelenggaraan umrah juga mengarah pada skema bussiness to customer atau B to C," jelas Arifin seperti dikutip dari laman resmi Kemenag RI.

Menurut Arifin, kebijakan ini perlu direspon dan dimitigasi jika berpotensi memunculkan persoalan dalam penyelenggaraan umrah di Indonesia.

Proses pembersihan kiswah Kabah.(Foto: Saudi GAzette via suara.com)

"Termasuk perlu dibahas juga, sejumlah persoalan dalam negeri. Misalnya, masalah vaksin meningitis yang sempat muncul di Surabaya, serta mahalnya harga tiket," katanya.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: Kemenag RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program Kartu Prakerja Berlanjut di Tahun 2023

Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Segini Jumlah Penumpang Kereta Cepat Jakarta Bandung

Jumat, 30 September 2022 | 17:00 WIB
X