Kasus Penyekapan Pengusaha Depok di Hotel Berakhir Damai, Atet Handiyana Lolos dari Pidana

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:42 WIB
Fajar Gora, pengacara Atet Handiyana saat memberikan keterangan pada awak media.(DepokToday.com)
Fajar Gora, pengacara Atet Handiyana saat memberikan keterangan pada awak media.(DepokToday.com)

DepokToday.com – Kasus penyekapan yang dialami pengusaha Depok, Atet Handiyana Sihobing dengan sejumlah terduga pelaku akhirnya berujung damai. Tak hanya itu, kabarnya pihak yang melaporkan balik Atet atas dugaan kasus penggelapan pun telah mencabut aduannya di Polda Metro Jaya.

Sebagaimana diketahui, Atet Handiyana dan istri sebelumnya sempat melaporkan sejumlah orang yang menyekapkanya di sebuah hotel di wilayah Margonda.

Laporan tersebut dilayangkan pihak Atet Handiyana melalui Polres Metro Depok pada Agustus 2021, lalu.  

Selang beberapa waktu kemudian, Atet justru dilaporkan balik oleh seorang wanita bernama Krisnawati, selaku pemilik PT Indocertes atas dugaan penggelapan. Kala itu Atet dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Namun kini, kabarnya kedua belah pihak memilih untuk berdamai. Kesepakatan itu tertuang dalam akta notaris Suherdiman yang ditandatangani para pihak di Subdit IV Dittipidum, Bareskrim Polri dengan disaksikan penyidik yang menangani kasus tersebut, pada Jumat 10 Juni 2022.

Baca Juga: Divonis Ringan Oleh Hakim, Habib Bahar: NKRI Harga Mati

Menurut keterangan tertulis yang diterima awak media, dengan adanya kesepakatan perdamaian itu, Bareskrim Polri kemudian mengeluarkan surat Nomor: B/712/2022/Dittipidum, tertanggal 2 Agustus 2022, perihal pemberitahuan pemberitahuan penghentian penyidikan Laporan Polisi No. LP/B/4260/VIII/2021/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 31 Agustus 2021.

Akta kesekapatan perdamaian itu juga kemudian memunculkan surat Nomor: B/701/VII/2022/Dittipidum, tertanggal 29 Juli 2022, perihal dihentikannya penanganan perkara Laporan Polisi No. LP/1666/B/VIII/2021/SPKT/Polres Metro Depok/Polda Metro Jaya, tertanggal 27 Agustus 2021.

Menanggapi penghentikan dua perkara itu, kuasa hukum PT Indocertes Junfi mengatakan, pihaknya sudah menerima surat yang dimaksud.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program Kartu Prakerja Berlanjut di Tahun 2023

Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:00 WIB
X