Kabupaten Garut Darurat Banjir, Bupati: Ada Uang Kerohiman untuk Warga

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 12:45 WIB
Sejumlah mobil di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terguling dihantam banjir bandang.(Foto: garutkab.go.id)
Sejumlah mobil di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terguling dihantam banjir bandang.(Foto: garutkab.go.id)

DepokToday.com - Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyatakan bahwa saat ini Kabupaten Garut dalam keadaan darurat banjir

Sampai pada pukul 5 pagi tadi, Rudy Gunawan sudah menerima banyak laporan dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Satria Budi, dan camat di beberapa kecamatan terkait bencana banjir ini.

Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Garut yang terendam banjir di antaranya Kecamatan Cikajang, Bayongbong, Cilawu, Garut Kota, Tarogong Kidul, Banyuresmi, Karangpawitan dan Kecamatan Cibatu.

Rudy Gunawan menegaskan, saat ini pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait dibantu oleh TNI-Polri sedang melakukan langkah-langkah di lapangan terkait penanganan banjir yang terjadi pada Jumat 15 Juli 2022 malam.

Baca Juga: Pemkab Garut Dukung Kehadiran Kereta Api Angkutan Barang

BPBD, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dibantu oleh TNI-Polri sudah melakukan evakuasi para penyintas banjir di Kabupaten Garut.

"Alhamdulillah tidak ada korban yang meninggal dunia, tapi tetap kita lakukan langkah-langkah penyelamatan. Tentu saya berharap kita semua waspada karena hujan hari ini masih turun, dan berdasarkan ramalan bahwa hujan akan ada sepanjang hari ini," ucapnya di Ruang Pemengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu 16 Juli 2022 pagi.

Bangunan ambruk di Kabupaten Garut.(Foto: garutkab.go.id)

Ia mengajak para penyintas banjir, untuk segera membersihkan kembali rumahnya. Selain itu, ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan memberikan uang kerohiman dalam bentuk cash for work bagi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Garut.

"Mengerjakan pekerjaan oleh sendiri membersihkan rumahnya masing-masing 500 ribu rupiah per rumah. Dan selanjutnya yang bagi agak berat, ada lumpur dan sebagainya akan diberikan maksimal 1 juta rupiah per rumah," ujar Rudy Gunawan dilansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Garut.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: garutkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X