Prabowo Subianto: Perang Dapat Terjadi Setiap Saat, Tentara Harus Siap

- Selasa, 28 Juni 2022 | 16:29 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto, ketika memberikan materi Seminar TNI AD VI tahun 2022 di Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Senin 27 Juni 2022.(Foto: Property of PT Pindad)
Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto, ketika memberikan materi Seminar TNI AD VI tahun 2022 di Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Senin 27 Juni 2022.(Foto: Property of PT Pindad)

DepokToday.com - Tentara harus selalu bersiap karena perang tidak tahu kapan akan terjadi, dan tentara harus menganggap perang dapat terjadi setiap saat.

Hal itu dikemukakan Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto, ketika memberikan materi Seminar TNI AD VI tahun 2022 di Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Senin 27 Juni 2022.

Prabowo Subianto mengungkapkan rasa bangganya diundang ke acara seminar TNI AD tahun 2022 dan berharap dampak yang optimal dari kegiatan ini.

"Saya sangat bangga dan terhormat diundang pada seminar TNI AD, Saya berharap seminar ini akan menggodok secara kritis dan dari seminar ini dapat memberikan dampak yang strategis. Kita tidak tahu kapan akan terjadi perang, kita harus beranggapan perang dapat terjadi setiap saat dan tugas tentara untuk bersiap," ujar Prabowo Subianto seperti dikutip laman resmi BUMN, Selasa 28 Juni 2022.

Baca Juga: Bicara Soal Calon Presiden, Gus Dur Sebut Prabowo Orang yang Paling Ikhlas pada Rakyat

Seminar dengan tema 'Reaktualisasi Doktrin Operasi Militer Matra Darat dalam Menghadapi Ancaman Perang Masa Kini dan Masa Depan', ini dihadiri juga Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Dalam sambutannya, Kasad menyatakan saat ini revisi doktrin operasi militer perlu dilakukan menyesuaikan dengan kondisi perkembangan saat ini.

Dikatakan Kasad, perkembangan perang saat ini semakin kompleks, perkembangan alutsista sehingga diperlukan perubahan-perubahan doktrin operasi militer saat ini. Doktrin operasi militer Angkatan Darat harus melibatkan seluruh komponen didalamnya," ujar Kasad.

#Semoga melalui kegiatan ini kita dapat mencapai sasaran yang diinginkan yaitu untuk menyelaraskan doktrin operasi militer di Angkatan Darat sebagai turunan dengan doktrin induknya yaitu Kartika Eka Paksi," tambahnya.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kini Giliran Irjen Fadil Imran yang Dibidik

Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:00 WIB
X