Lakukan Hal Ini Jika Mengalami Pelecehan Seks di dalam Rangkaian Kereta Api

- Senin, 27 Juni 2022 | 18:00 WIB
Rangkaian kereta api di Stasiun Medan, Sumatera Utara.(Foto: Istimewa via suara.sumut.com)
Rangkaian kereta api di Stasiun Medan, Sumatera Utara.(Foto: Istimewa via suara.sumut.com)

DepokToday.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tidak akan memberikan ruang untuk tindakan pelecehan seksual di dalam rangkaian kereta api (KA).

KAI menyebut bahwa tindakan pelecehan seksual di dalam kereta api bukanlah sebuah kasus yang sepele.

"Hal ini (pelecehan seks-red) menyangkut mental dan hak orang lain yang direnggut paksa oleh pelaku yang semena-mena," kata VP Public Relations KAI, Joni Martinus, Senin 27 Juni 2022.

KAI, lanjut Joni Martinus, memberikan beberapa hal yang dapat dilakukan apabila pelanggan kereta api mengalami pelecehan seksual.

Baca Juga: Komnas Perempuan Dukung KAI dalam Mencegah Pelecehan Seksual di Kereta Api

"Untuk melindungi diri dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan seperti tetap tenang, tegur pelaku, dan segera melapor," katanya.

"Jangan ragu untuk menegur pelaku pelecehan seksual, terutama jika terjadi di tempat umum. Pelanggan berhak untuk bersikap tegas, apalagi jika disentuh dengan orang yang tidak dikenal," tambah Joni Martinus.

Ia menuturkan, apabila terjadi tindakan pelecehan seksual di atas kereta api, segera melapor ke kondektur yang sedang bertugas melalui nomor telepon yang tertera di ujung kereta.

Selain itu, pelanggan juga dapat mengirimkan laporannya ke Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: Public Relations KAI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kini Giliran Irjen Fadil Imran yang Dibidik

Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:00 WIB
X