Jumlah Warga Miskin Jakarta Membludak, PSI: Pak Anies Banyak Menghamburkan Uang Rakyat

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 10:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan tegas memerintahkan agar 8 petugas Dishub pelanggar PPKM Darurat dipecat. (Foto: Istimewa)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan tegas memerintahkan agar 8 petugas Dishub pelanggar PPKM Darurat dipecat. (Foto: Istimewa)

DepokToday.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali dikritik kader Partai Solidaritas Indonesia atau PSI. Kali ini, soal angka kemiskinan di Ibu Kota yang dinilai mengalami peningkatan. 

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara PSI, Sigit Widodo. Menurut dia, angka kemiskinan Jakarta meningkat selama dipimpin Anies

Padahal, kata Sigit, seharusnya Anies bisa menekan hal itu karena DKI Jakarta memiliki anggaran daerah yang cukup besar. 

"Dengan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) sebanyak Rp400 triliun dalam lima tahun, seharusnya angka kemiskinan di DKI Jakarta dapat ditekan," tulis Sigit di akun Twitter pribadinya, dikutip DepokToday.com dari wartaekonomi pada Sabtu, 18 Juni 2022.

Partai Solidaritas Indonesia atau PSI (Foto: Istimewa)

Menurut Sigit, sebagian besar anggaran tersebut terbuang untuk hal yang tak prioritas. Padahal disisi lain, masih banyak masalah dan warga kurang mampu yang lebih membutuhkan.

"Sayangnya Pak Anies Baswedan banyak menghamburkan uang rakyat untuk hal-hal yang tidak jelas, seperti penyelenggaraan Formula E dan sumur resapan," tuturnya.

Sementara itu, dilansir dari wartaekonomi, selama lima tahun dipimpin Anies Baswedan, angka kemiskinan di Ibu Kota dilaporkan malah meningkat.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah orang miskin di Jakarta sekitar 105.160 orang. Angka ini naik 0,89 persen selama periode 2017-2021.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Sumber: wartaekonomi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X